PELALAWAN, Faktacepat.id – Gerak cepat (Gercep) Pemerintah Kabupaten Pelalawan di bawah kepemimpinan Bupati H. Zukri, SM, MM kembali menuai pujian. Hanya dalam hitungan jam setelah menerima laporan warga, Pemkab Pelalawan langsung menerjunkan tim untuk memperbaiki kerusakan parah di Jalan Datuk Bandar, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Sebelumnya, jalan ini sempat dikeluhkan warga karena rusak berat dan kerap memicu kecelakaan akibat menjadi jalur alternatif proyek pembangunan nasional di Jalan Lintas Timur.
Kronologi Penanganan Kilat Pemkab Pelalawan:
Aspirasi Warga: Politinus Giawa, warga RT 02 RW 05, berinisiatif melaporkan kondisi jalan yang berlubang dalam ke media massa demi mencegah jatuhnya korban jiwa.
Investigasi Lapangan: Menanggapi laporan tersebut, tokoh penggiat sosial Erik Suhenra, S.I.Kom, turun langsung memetakan titik-titik kerusakan yang krusial, terutama saat digenang air hujan.
Laporan via Aplikasi: Erik mengumpulkan dokumentasi lengkap dan melayangkannya langsung ke Bupati Pelalawan melalui aplikasi pengaduan Klik Pelalawan.
Eksekusi Malam Hari: Tidak pakai lama, pada malam hari setelah laporan masuk, tim dinas terkait langsung turun ke lokasi melakukan pengaspalan dan perbaikan titik-titik rawan.
Warga: “Sebelumnya Sering Anak Sekolah Jatuh”
Respons super cepat ini disambut gembira oleh masyarakat setempat. Rusmi, salah seorang warga yang kerap melintasi jalur tersebut, mengaku sangat lega dengan perbaikan instan ini.
”Alhamdulillah, kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah kini sudah diperbaiki. Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Pelalawan,” ujar Rusmi.
Ia membeberkan bahwa sebelum diperbaiki, Jalan Datuk Bandar adalah jalur tengkorak mini bagi para pengendara motor, terutama di pagi hari.
”Sering sekali motor jatuh di sini, apalagi pas jam antar anak sekolah. Kalau hujan, lubangnya ketutup air, jadi sangat menjebak dan membahayakan,” tambahnya.
Harapan Warga: Batasi Truk Tonase Besar
Berdasarkan pantauan tim di lapangan, Jalan Datuk Bandar memang memiliki mobilitas yang padat. Selain kendaraan pribadi, jalan lingkungan ini kerap dipaksa menahan beban dari mobil pick-up, truk colt diesel, hingga kendaraan bertonase besar.
Mengingat aspal kini sudah kembali mulus, warga berharap Pemkab Pelalawan meletakan regulasi ketat atau pembatasan bagi kendaraan berat yang melintas. Langkah ini dinilai penting agar usia pakai jalan bisa lebih panjang dan tidak cepat rusak kembali.
Bukti Nyata Efektivitas Aplikasi “Klik Pelalawan”
Peristiwa ini menjadi role model nyata bagaimana kolaborasi antara warga yang aktif, media, tokoh sosial, dan pemerintah yang responsif bisa menghasilkan solusi instan bagi publik.
Pemanfaatan teknologi lewat aplikasi Klik Pelalawan terbukti bukan sekadar formalitas, melainkan saluran aspirasi yang langsung dieksekusi secara nyata oleh Pemkab Pelalawan demi kenyamanan masyarakat.
Grup Media Faktacepat.id / Laporan: Tim Redaksi
Editor: INR






