Faktacepat.id, Pekanbaru, 10 Juli 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau Tahun 2026 yang bertugas di Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Green Policing bekerja sama dengan Polda Riau. Mengusung tema “Eco Guardians: Bersama Polda Riau Mewujudkan Lingkungan Lestari melalui Edukasi Green Policing dan Gerakan Menanam Pohon”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui edukasi serta aksi nyata penghijauan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Cinta Raja ini dibuka secara resmi oleh Camat Sail, Ibu Media Nova, S.Sos., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Sail, Bapak Almizar, S.Sos., PLH Lurah Cinta Raja, Bapak Syarif, M.M., serta Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau, Dr. Meyzi Heryanto, S.Sos., M.Si. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Kepolisian Republik Indonesia dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.
Materi edukasi Green Policing disampaikan langsung oleh Kepala Bagian BIN OPSNAL DIT BINMAS Polda Riau, AKBP Efri Yanuri, S.H., M.Si. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa Green Policing merupakan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengedepankan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup melalui kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi kehidupan generasi mendatang.”Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga generasi di masa mendatang. Jadi, jagalah alam, jaga generasi untuk menyelamatkan peradaban manusia,” tegas AKBP Efri Yanuri di hadapan para peserta sosialisasi. Pesan tersebut mengajak masyarakat untuk memandang pelestarian lingkungan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta kegiatan terdiri atas Ketua RT dan RW Kelurahan Cinta Raja, Ibu-Ibu PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Forum Anak Kecamatan Sail. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut diharapkan dapat memperluas penyebaran edukasi sekaligus membangun budaya peduli lingkungan yang dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah disampaikan, setelah sesi sosialisasi di aula berakhir, Kelompok Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Kelurahan Cinta Raja 2026 mengajak seluruh peserta menuju lahan yang telah disiapkan untuk melaksanakan gerakan penanaman bibit pohon secara bersama-sama. Aksi ini menjadi simbol komitmen seluruh pihak dalam mendukung upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Selain penanaman pohon, kelompok Kukerta juga menyerahkan benih-benih tanaman sayuran kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Diharapkan, bantuan benih tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan bagi masyarakat Kelurahan Cinta Raja.
Melalui kolaborasi antara Universitas Riau, Polda Riau, Pemerintah Kecamatan Sail, Pemerintah Kelurahan Cinta Raja, serta masyarakat, kegiatan Eco Guardians diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi merupakan kewajiban seluruh elemen masyarakat. Program ini sekaligus menjadi implementasi nyata semangat Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri yang tidak hanya menghadirkan edukasi kepada masyarakat tetapi juga mendorong aksi konkret dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
Penulis: Nadia Firtanisya
Editor: INR







