Faktacepat.id, Pekanbaru, 16 Juli 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) FISIP Berdampak untuk Negeri Kelurahan Cinta Raja 2026 menyelenggarakan Seminar Edukasi Artificial Intelligence (AI) bertajuk “Guru Adaptif di Era AI: Optimalisasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran” pada Kamis (16/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Video Conference Fakultas Hukum Universitas Riau ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan melalui peningkatan literasi kecerdasan buatan bagi tenaga pendidik.
Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua KUKERTA FISIP Berdampak untuk Negeri Kelurahan Cinta Raja 2026. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perkembangan Artificial Intelligence telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Oleh karena itu, guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan KUKERTA, Bapak Munawir Siahaan, M.Si., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar tersebut. Menurutnya, program edukasi seperti ini merupakan implementasi nyata dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus wujud sinergi antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi.
Seminar ini menghadirkan Bapak Dr. Arya Luthfi Permadi, S.IP., M.Si. salah satu dosen pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menjelaskan perkembangan Artificial Intelligence beserta berbagai peluang pemanfaatannya dalam dunia pendidikan. Peserta diperkenalkan pada berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan untuk membantu penyusunan perangkat ajar, pembuatan media pembelajaran yang lebih menarik, penyusunan soal evaluasi, hingga pengembangan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan efisien. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara etis, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung tinggi peran guru sebagai fasilitator utama dalam proses pembelajaran.
Seminar diikuti oleh guru-guru perwakilan dari MAN 2 Kota Pekanbaru, SMA Negeri 8 Kota Pekanbaru, dan SD Negeri 26 Kota Pekanbaru. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan praktik penggunaan aplikasi CHATGPT AI yang dapat langsung diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Melalui seminar ini, para peserta memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi AI sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran pendidik. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Penyelenggaraan seminar ini menjadi salah satu program unggulan KUKERTA FISIP Berdampak untuk Negeri Kelurahan Cinta Raja 2026 dalam bidang pendidikan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara Universitas Riau dan satuan pendidikan di Kota Pekanbaru sekaligus meningkatkan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan transformasi digital sehingga mampu menciptakan generasi yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di masa depan.
Penulis: Nadia Firtanisya
Editor: INR







