Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

​Megah tapi ‘Ompong’? GNPK-RI Preteli Pengelolaan Aset GOR Tengku Pangeran!

badge-check

​Megah tapi ‘Ompong’? GNPK-RI Preteli Pengelolaan Aset GOR Tengku Pangeran! Perbesar

PELALAWAN, FAKTACEPAT.ID – Gedung Olahraga (GOR) Tengku Pangeran yang menjadi salah satu aset strategis milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan kini tengah menjadi sorotan publik. Pimpinan Daerah Gerakan Nasionalis Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Pelalawan mendesak pemerintah daerah untuk secara transparan memperjelas kondisi pengelolaan serta keberadaan aset di fasilitas publik tersebut, Selasa (21/7/2026).

​GOR yang dibangun menggunakan uang rakyat ini seharusnya tak sekadar berdiri megah, namun juga didukung kelengkapan sarana, perawatan berkelanjutan, hingga sistem pengamanan yang profesional guna menunjang prestasi atlet lokal.

​Ketua PD GNPK-RI Pelalawan, Abdul Murat, mempertanyakan mekanisme pemeliharaan, pengawasan, serta inventarisasi aset yang selama ini berjalan di GOR Tengku Pangeran. Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memberikan klarifikasi terbuka.

​”Kami mempertanyakan apakah seluruh peralatan olahraga yang pernah diadakan masih lengkap di lokasi? Ataukah ada aset yang sudah hilang? Jika ada yang tidak ditemukan, bagaimana pengawasannya, siapa yang bertanggung jawab, dan apa langkah konkret pemerintah?” ujar Abdul Murat tegas.

​Tuntut Audit Fisik, Bukan Cek di Atas Kertas

​Menurut Murat, aset daerah yang dibeli melalui anggaran APBD wajib dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun kondisi fisik di lapangan. GOR jangan sampai hanya dijadikan simbol pembangunan megah semata tanpa isi dan fasilitas yang jelas keberadaannya.

​Guna memastikan hal tersebut, GNPK-RI Pelalawan secara resmi mendesak Inspektorat Kabupaten Pelalawan dan BPK RI Perwakilan Riau turun tangan melakukan audit fisik secara menyeluruh.

​Pencocokan Langsung: Audit tidak boleh hanya sebatas laporan administrasi di atas kertas, melainkan melakukan cross-check fisik satu per satu barang inventaris.

​Proses Hukum: Jika ditemukan selisih data, barang hilang, rusak, atau berpindah tangan secara ilegal, penemuan tersebut harus dibuka secara transparan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​Buka Data Publik: Pemerintah diminta membeberkan data inventaris, besaran anggaran pengadaan, biaya pemeliharaan, hingga sistem penjagaan GOR Tengku Pangeran.

​”Langkah ini bukan untuk mencari-cari kesalahan pihak tertentu, melainkan bentuk kepedulian kami agar aset daerah tetap terjaga, dikelola secara akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta atlet di Pelalawan,” pungkasnya.

 

Penulis: YPG

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

HIMAPPOL FISIP UNRI Edukasi 500 Pelajar Se-Riau Lewat Sekolah Demokrasi dan Seminar Pemilu 2029

30 Okt 2026 - 20:03 WIB

HIMAPPOL FISIP UNRI Edukasi 500 Pelajar Se-Riau Lewat Sekolah Demokrasi dan Seminar Pemilu 2029

KKG Tunas Bangsa Rayon I Ukui Gelar Bulan Bahasa dan Sastra, Perkuat Kreativitas dan Kebersamaan Guru

30 Okt 2026 - 11:20 WIB

KKG Tunas Bangsa Rayon I Ukui Gelar Bulan Bahasa dan Sastra, Perkuat Kreativitas dan Kebersamaan Guru

Ninik Mamak Desa Ngaso Rohul Adukan PTPN IV ke Komisi II DPRD Riau Terkait Kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun 20%

30 Okt 2026 - 10:59 WIB

Ninik Mamak Desa Ngaso Rohul Adukan PTPN IV ke Komisi II DPRD Riau Terkait Kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun 20%

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

28 Okt 2026 - 17:55 WIB

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

28 Okt 2026 - 17:49 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau
Trending di News