PW IPPI: Sudah Saatnya Kanwil Ditjenpas Sumbar Copot Kepala Rutan Anak Air, Karena mengakui adanya Dugaan Permainan Oknum Petugas Rutan !!

PADANG,Faktacepat.id – Pengurus Wilayah Ikatan Putra Putri Indonesia (PW IPPI) menggelar aksi demonstrasi di depan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Anak Air Kelas IIB Padang sebagai bentuk protes terhadap dugaan pelanggaran program Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan yang diklaim berdasarkan hasil investigasi lapangan serta data yang mereka miliki. PW IPPI menduga masih terdapat praktik yang bertentangan dengan komitmen Zero Halinar di lingkungan Rutan Anak Air Kelas IIB Padang.

Setelah beberapa saat melakukan aksi dan orasi, Kepala Rutan Anak Air Kelas IIB Padang, Mahyudi, menemui massa aksi dan menerima surat tuntutan yang disampaikan demonstran.

Menurut PW IPPI, dalam dialog bersama massa aksi, Kepala Rutan mengakui adanya oknum-oknum yang diduga melakukan pelanggaran di dalam rutan. Selain itu, ia juga disebut menyampaikan bahwa alat pendeteksi keamanan di Rutan Anak Air telah mengalami kerusakan sejak Oktober 2025 dan hingga kini belum diperbaiki.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari massa aksi. Koordinator Lapangan (Korlap) PW IPPI, Rahmad, menilai pengakuan tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dan kepemimpinan di Rutan Anak Air Kelas IIB Padang.

“Kalau memang benar ada oknum yang bermain dan alat pendeteksi sudah rusak sejak Oktober 2025 tetapi belum juga diperbaiki, tentu ini menjadi pertanyaan besar terhadap keseriusan pimpinan dalam menjalankan amanah dan menjaga komitmen Zero Halinar,” ujar Rahmad di hadapan peserta aksi.

Suasana audiensi sempat memanas dan terjadi adu argumen antara massa aksi dengan Kepala Rutan. Setelah dialog berakhir, para demonstran menyatakan sikap dengan mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap Kepala Rutan Anak Air Kelas IIB Padang.

Rahmad menegaskan bahwa aksi tersebut bukanlah akhir dari perjuangan PW IPPI. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal persoalan tersebut hingga adanya kejelasan dan tindak lanjut dari pihak berwenang.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai menemukan titik terang. Apabila tuntutan kami tidak direspons secara serius, kami akan menggelar aksi lanjutan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat. Kami juga akan mendesak Kanwil agar segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Rutan Anak Air Kelas IIB Padang,” tegas Rahmad.

Hingga berita ini ditulis, pihak Rutan Anak Air Kelas IIB Padang belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait tuntutan yang disampaikan massa aksi maupun tindak lanjut atas dugaan pelanggaran yang dipersoalkan oleh PW IPPI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *