FAKTACEPAT.ID, PELALAWAN – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda Kabupaten Pelalawan. Hingga Kamis (13/8/2026), sedikitnya tiga titik api terpantau di tiga lokasi berbeda, yakni Kelurahan Kerumutan, Desa Kuala Panduk (Kecamatan Teluk Meranti), serta titik terbaru di Desa Petodaan yang kini merambat ke Desa Teluk Binjai.
Menanggapi ancaman yang kian meluas, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. turun langsung ke lokasi kebakaran pada Kamis sore. Didampingi Asisten I Setdakab Pelalawan, Camat Teluk Meranti, dan Kapolsek Teluk Meranti, rombongan ikut berjibaku memadamkan api di atas lahan gambut bersemak belukar.
”Untuk titik api di Desa Petodaan, api melalap lahan gambut dan menjalar hingga ke Desa Teluk Binjai. Tim gabungan dari rayon kecamatan dibantu pihak perusahaan terus berjibaku melakukan pemadaman,” tegas Husni Tamrin di lokasi kejadian.
Ia menekankan bahwa penanganan Karhutla di lahan gambut membutuhkan respons cepat dan kolaborasi lintas sektor. Selain pemadaman, tim gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, dan perusahaan juga melakukan pendinginan (cooling down) guna memastikan tidak ada sisa bara api di bawah permukaan tanah.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menyiagakan personelnya di lapangan untuk memantau pergerakan titik api dan mengantisipasi potensi timbulnya titik baru.
Aksi tanggap cepat jajaran Forkopimda Pelalawan ini menjadi sinyal tegas bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara langsung melalui tindakan nyata di lapangan demi melindungi pemukiman warga dan ekosistem sekitar.
Penulis: YKZ
Editor: INR







