Dukung Palestina, Walkout Delegasi RI di PBB Dinilai Jalankan Amanat UUD 1945

Jakarta, faktacepat.id — Aksi walkout delegasi Indonesia saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hendak berpidato pada Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Kamis (24/9), mendapat dukungan penuh dari Parlemen Indonesia.

​Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat, menilai aksi protes tersebut merupakan sikap diplomasi yang tepat dan selaras dengan prinsip dasar bernegara.

​”Aksi walkout delegasi Indonesia adalah sikap yang tepat. Ini merupakan bentuk diplomasi yang menjalankan amanat UUD 1945, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” ujar Syahrul dalam keterangan resminya, Jumat (25/9).

 

​Poin Kunci & Sorotan Utama

  • ​Amanat Konstitusi: Langkah diplomasi meninggalkan ruang sidang konsisten dengan Pembukaan UUD 1945 untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
  • ​Solidaritas Multilateral: Keikutsertaan puluhan delegasi negara lain dalam aksi walkout menguatkan pesan bahwa mayoritas masyarakat internasional menolak kebijakan agresif Israel.
  • ​Dorongan Aksi Konkret: Syahrul menegaskan aksi ini tidak boleh berhenti sebagai simbol semata. PBB dan komunitas global didesak segera mengambil tindakan nyata:
    • ​Memastikan perlindungan penuh terhadap warga sipil.
    • ​Memperluas akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.
    • ​Menjaga tekanan diplomatik demi terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
  • ​Penguatan Diplomasi Parlemen: BKSAP DPR RI berkomitmen menggalang dukungan jaringan parlemen dunia agar isu kemerdekaan Palestina tetap menjadi prioritas utama geopolitik global.

​Syahrul memungkas bahwa sejarah panjang Indonesia dalam mendukung Palestina harus terus dijaga, baik melalui diplomasi pemerintah (first-track) maupun diplomasi parlemen (second-track).

Penulis : THD

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *