SIAK, FAKTACEPAT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mempertegas komitmennya dalam meningkatkan tata kelola keuangan serta pengoptimalan aset daerah guna mendorong kemandirian fiskal. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran, Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) untuk Realisasi Fisik dan Keuangan per September Tahun Anggaran 2026.
Rapat evaluasi yang berlangsung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Mempura, Kamis (15/10/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal.
Kegiatan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar, Kepala Inspektorat Faly Wurendarasto, Kepala BPKAD Raja Indor Parlindungan Siregar, serta Kabag Administrasi Pembangunan Arif Hamidi. Rapat ini juga dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, dan Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Siak.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menekankan pentingnya efisiensi dan ketegasan dalam pengelolaan aset daerah. Ia menginstruksikan seluruh instansi agar segera mendata aset-aset yang sudah tidak terpakai (idle) untuk diajukan ke bidang aset demi percepatan proses pelelangan.
”Setiap OPD harus bergerak cepat mendata dan memetakan kembali aset-aset yang ada di bawah naungan mereka. Kita harus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar aset tersebut memberikan manfaat nyata, bergerak produktif, dan mampu berkontribusi langsung dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Syamsurizal.
Gedung Daerah Dialihfungsikan untuk Dua OPD
Sebagai bentuk konkret optimalisasi fasilitas milik daerah, Pemkab Siak memutuskan untuk mengalihfungsikan Gedung Daerah. Bangunan tersebut nantinya akan dimanfaatkan secara operasional oleh dua instansi, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora).
Selain penataan aset, rapat tersebut memaparkan progres penyerapan anggaran. Hingga akhir September 2026, realisasi belanja daerah Kabupaten Siak mencatatkan capaian positif dengan realisasi fisik mencapai 68 persen dan realisasi keuangan sebesar 56,73 persen.
Melalui evaluasi berkala ini, Pemkab Siak berharap seluruh OPD dapat memacu kinerja program di sisa triwulan akhir tahun anggaran 2026. Hal ini untuk memastikan penyerapan anggaran berjalan transparan, akuntabel, serta memberi dampak pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penulis : YKZ
Editor : INR







