Menjelajahi Pesona Tenang Parit Pancur Hidayat di Pesisir Mandah

PELALAWAN, Faktacepat — Kampung Parit Pancur Hidayat di Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menawarkan potret kehidupan masyarakat pesisir yang masih kental dengan nuansa alami dan tradisi lokal.

Di tengah hamparan kebun kelapa serta jaringan parit yang membelah wilayah, kampung ini menjadi ruang tenang yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Pada Kamis (16/4/2026),suasana terlihat asri dengan deretan rumah panggung berbahan kayu yang berdiri mengikuti aliran sungai.

Sejak pagi, aktivitas warga telah dimulai. Perahu pompong tampak hilir mudik mengangkut hasil kebun seperti kelapa dan pinang. Mobilitas masyarakat yang bergantung pada jalur air menjadi ciri khas kehidupan sehari-hari di kawasan tersebut.

Jalan jerambah atau jembatan kayu menjadi penghubung utama antar rumah. Bunyi langkah kaki di atas papan kayu menambah nuansa khas lingkungan pesisir yang masih terjaga. Kebersihan lingkungan dan minimnya kendaraan bermotor membuat udara di kampung ini terasa segar.

Interaksi sosial warga juga berlangsung hangat. Pada sore hari, masyarakat kerap berkumpul di kedai kopi sederhana sambil menikmati suasana senja.

Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munif, menilai kawasan seperti Pancur Hidayat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

“Wilayah seperti ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekuatan budaya dan pola hidup masyarakat yang harmonis dengan lingkungan. Ini bisa menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan jika dikelola dengan baik,” ujar Hendry.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta mempertahankan identitas lokal masyarakat setempat.
Sementara itu, seorang tokoh masyarakat setempat menggambarkan kehidupan di kampung tersebut berjalan dengan ritme yang tenang.

“Di sini, waktu terasa berjalan lebih pelan. Suara burung dan angin dari sungai menjadi bagian dari keseharian. Meski jauh dari pusat kota, kebersamaan dan ketenangan menjadi hal yang paling kami syukuri,” ujarnya.

Parit Pancur Hidayat dikenal dengan ciri khas transportasi air, kebun kelapa yang luas, serta rumah panggung kayu. Bagi pengunjung, kawasan ini menjadi pilihan untuk merasakan kehidupan masyarakat pesisir yang sederhana, religius, dan penuh kebersamaan.

Penulis : SPD

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *