Siak, Faktacepat.id – Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan doa bersama dan pembacaan Surah Yasin di SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak sebagai bagian dari pemulihan psikologis siswa setelah insiden praktikum yang terjadi pada Rabu (8/4/2026) dan menyisakan duka mendalam.
Dalam kesempatan itu, Afni menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Muhammad Aqil Alrizal. Ia mengajak seluruh pihak mendoakan almarhum sekaligus menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting bagi dunia pendidikan.
Bupati juga meminta agar kegiatan doa bersama dan pembacaan Yasin dilaksanakan di seluruh sekolah di Kabupaten Siak. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk refleksi bersama agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Ia menyampaikan kehadiran pemerintah daerah di sekolah itu untuk memberikan dukungan moral kepada para guru dan siswa. Afni juga meminta seluruh pihak tetap tegar serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat kepolisian.
Kepada para pelajar, ia berpesan agar terus berkarya, berinovasi, dan kreatif, namun seluruh aktivitas tetap harus berada dalam pengawasan guru. Ia juga menekankan pentingnya saling mengingatkan demi keselamatan bersama.
Lebih lanjut, Afni menjelaskan Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan pendampingan psikologis bagi siswa dan tenaga pendidik sebagai bagian dari proses trauma healing.
Menurutnya, perasaan sedih, trauma, maupun kehilangan tidak seharusnya dipendam sendiri. Karena itu, pendampingan khusus akan diberikan agar para siswa dapat pulih dan kembali menjalani kegiatan belajar dengan baik.
Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada proses penyelidikan, tetapi juga ikut memperhatikan kondisi mental para siswa pascakejadian.
Ia menegaskan kepolisian ingin memastikan para pelajar tetap merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Untuk itu, Polres Siak turut melaksanakan kegiatan trauma healing secara humanis bersama personel Polwan.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan bahan berbahaya di lingkungan sekolah, termasuk pengaruh negatif dari media sosial maupun permainan digital.
Ia mengimbau siswa agar tidak menanggapi ajakan yang berisiko atau merugikan. Jika menemukan hal mencurigakan, para siswa diminta segera melapor kepada guru maupun orang tua.
Kegiatan doa bersama berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana haru. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah, kepolisian, pihak sekolah, serta siswa dalam proses pemulihan pascainsiden.
Penulis : YZA
Editor: INR







