RASH dan KAMI Padang Bersatu: Buka Posko Pengaduan Pelanggaran Hak Pekerja Dapur MBG, Tolak Status Relawan Palsu!

Padang, Faktacepat.id – Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera (RASH) bersama Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) Kota Padang resmi membangun aliansi strategis untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Barat. Keputusan ini merupakan hasil rapat koordinasi mendalam yang dilakukan kedua lembaga pada Rabu, 15 April 2025, menyikapi berbagai temuan penyimpangan di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Yayasan RASH, Febriyandi, menegaskan bahwa aktivis di Sumatera Barat tidak akan membiarkan program nasional ini dicederai oleh praktik-praktik yang menindas rakyat kecil, baik dari sisi ekonomi UMKM maupun hak tenaga kerja.

Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, Ketua KAMI Kota Padang, Khairul Anas, mengumumkan peluncuran Posko Pengaduan MBG. Posko ini akan menjadi pusat aduan bagi masyarakat, pelaku UMKM, hingga pekerja dapur yang merasa dirugikan oleh kebijakan oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Berdasarkan kesepakatan rapat koordinasi dengan RASH, KAMI Kota Padang akan mengawal langsung di lapangan. Kami menyoroti keras status ‘Relawan’ yang diberikan kepada pekerja dapur MBG. Ini adalah pembodohan. Mereka bekerja secara profesional, namun hak-hak ketenagakerjaannya dikebiri. Kami buka posko ini agar mereka berani bersuara,” tegas Khairul Anas.

Anas menambahkan bahwa KAMI Kota Padang tidak akan segan melakukan pendampingan hukum dan aksi massa jika ditemukan bukti kuat adanya eksploitasi pekerja dengan dalih kerelawanan.

“Instruksi kami jelas: kumpulkan bukti! Jika ada pekerja yang tidak mendapatkan upah layak sesuai UU Ketenagakerjaan atau jaminan kesehatan, KAMI akan berdiri paling depan untuk menuntut keadilan. Jangan sampai dapur MBG di Padang menjadi ‘pabrik keringat’ yang mengabaikan martabat pekerja lokal,” lanjutnya.

Sementara itu, Febriyandi (Ketua RASH) menyatakan bahwa aliansi ini dibentuk untuk menjaga agar MBG tetap berada pada relnya, yaitu menyejahterakan rakyat, bukan mematikan UMKM dengan harga distributor yang mencekik atau mengeksploitasi tenaga kerja.

“Kolaborasi RASH dan KAMI ini adalah bentuk tanggung jawab moral aktivis di Sumatera Barat. Posko yang dipimpin oleh Saudara Khairul Anas adalah langkah awal dari gerakan besar kami. Kami akan pastikan setiap sen uang negara dalam program ini benar-benar menghidupkan ekonomi rakyat, bukan menguntungkan oknum birokrasi dan distributor besar semata,” pungkas Febriyandi.

Posko Pengaduan yang diinisiasi KAMI Kota Padang ini nantinya akan mulai menerima laporan baik secara langsung maupun melalui saluran komunikasi digital, guna menghimpun data valid yang akan dilaporkan langsung ke Badan Gizi Nasional dan kementerian terkait.

 

Penulis: RFK

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *