Serap Aspirasi Warga Reteh, Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Garis Bawahi Pendidikan dan Infrastruktur

​FAKTACEPAT.ID, INHIL – Anggota DPRD Provinsi Riau, Samsuri Daris, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat. Dalam rangkaian reses di Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ia turun langsung menyapa warga mulai dari Desa Pulau Kecil, Metro, Kelurahan Pulau Kijang, hingga Seberang Sanglar.

​Meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah, Samsuri menegaskan bahwa pelayanan dan pengawalan terhadap kebutuhan masyarakat tidak boleh mengendur.

​Dorong Akses Pendidikan Lewat Beasiswa

​Selain pembangunan infrastruktur wilayah, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama yang disoroti Samsuri. Ia secara aktif menjemput dan mengawal program beasiswa bagi masyarakat Inhil di berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga program KIP Kuliah.

​“Di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap berjuang. Salah satunya dengan menjemput program beasiswa untuk anak-anak kita, mulai dari SD, SMP, SMA, bahkan sampai KIP Kuliah,” ujar Samsuri Daris. Selasa (4/8).

​Langkah ini diharapkan mampu membantu ratusan siswa dan mahasiswa di Indragiri Hilir agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

​Tembus Wilayah Pelosok Demi Dengar Keluhan Masyarakart

​Perjalanan reses hingga ke Seberang Sanglar disambut antusias oleh warga setempat. Kondisi geografis dan jarak tak menyurutkan langkah politisi tersebut untuk bertatap muka langsung dengan konstituennya.

​Kegiatan reses ini turut dihadiri oleh jajaran Camat, Kepala Desa, serta Lurah setempat yang memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak di wilayah masing-masing.

​“Saya bangga menjadi wakil rakyat karena bisa hadir langsung di tengah masyarakat dan membawa aspirasi mereka untuk diperjuangkan. Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

​Samsuri menutup pertemuannya dengan menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi, baik infrastruktur maupun program sosial-pendidikan, akan dibawa ke tingkat provinsi untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran yang ada.

 

Penulis: SFN

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *