Jaga Stabilitas Harga Sawit, Bupati Ade Gelar Pertemuan dengan Pengusaha PKS se-Inhu

RENGAT, Faktacepat.id – Upaya menjaga stabilitas harga komoditas kelapa sawit terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Salah satunya melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama para pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se-Kabupaten Inhu, Rabu (3/6/2026), di Ruang Rapat Kediaman Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu Indrawansyah, serta Kepala Dinas Perkebunan, Perikanan dan Peternakan Endang Muliawan.

Rapat dipandu oleh Sekda Inhu Zulfahmi Adrian yang meminta para pengusaha PKS menyampaikan perkembangan terkini terkait harga Tandan Buah Segar (TBS) dan berondolan yang dibeli dari sejumlah RAM atau tempat penampungan sawit yang tersebar di wilayah Inhu.
Menurut Zulfahmi, mayoritas PKS di Inhu masih berpedoman pada harga yang telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau. Ia juga mengajak seluruh perusahaan untuk ikut mengawasi praktik pembelian di tingkat RAM agar tidak terjadi penekanan harga yang merugikan petani.

“Secara umum, PKS berupaya menjaga kestabilan harga TBS dan berondolan. Kami berharap seluruh perusahaan turut mengawasi RAM yang beroperasi di lapangan agar harga yang diterima petani tetap sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Ade Agus Hartanto mengapresiasi komitmen para pelaku industri sawit yang selama ini berupaya menjaga kestabilan harga di tengah dinamika pasar.

Ia menegaskan bahwa sektor kelapa sawit merupakan tulang punggung perekonomian sebagian besar masyarakat Inhu. Karena itu, transparansi dalam penentuan harga beli TBS dan berondolan dinilai sangat penting demi melindungi kepentingan petani.

“Pertemuan ini menjadi wadah untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama dalam menjaga stabilitas harga sawit di Kabupaten Indragiri Hulu. Kami berharap perusahaan dapat memberikan harga terbaik kepada masyarakat sehingga keberadaan PKS benar-benar memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ade.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mendorong pembentukan asosiasi pemilik PKS di Kabupaten Inhu. Menurutnya, wadah tersebut akan mempermudah koordinasi antarperusahaan sekaligus menjadi sarana komunikasi dengan pemerintah daerah terkait berbagai kebijakan tata niaga kelapa sawit yang diterbitkan pemerintah pusat.

Ade menjelaskan, langkah menjaga kestabilan harga sawit di daerah juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden kepada seluruh kepala daerah agar memastikan harga komoditas strategis tetap terkendali dan berpihak kepada masyarakat.

Usai rapat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu, Indrawansyah, mengatakan bahwa pertemuan serupa akan dilaksanakan secara berkala. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga berbagai komoditas unggulan daerah.

“Kami ingin harga komoditas perkebunan di Kabupaten Indragiri Hulu tetap stabil sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis : APL

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *