FAKTACEPAT.ID, PELALAWAN – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pelalawan (IPMKP) melayangkan ultimatum tegas kepada Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB). Langkah ini diambil lantaran proses regenerasi kepemimpinan di tubuh IPMPB dinilai stagnan dan tak kunjung menemui titik terang.
Ketua IPMKP menilai, tertundanya pelaksanaan kongres kepengurusan baru secara langsung menutup kesempatan generasi penerus untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Menurutnya, organisasi mahasiswa dibentuk sebagai wadah kaderisasi yang tidak boleh tersandera oleh kepentingan individu maupun kelompok.
”Organisasi mahasiswa harus menjadi tempat lahirnya pemimpin-pemimpin baru. Jangan sampai generasi penerus kehilangan haknya untuk memimpin hanya karena proses regenerasi terus tertunda. Kepentingan organisasi harus berada di atas kepentingan pribadi,” tegas Ketua IPMKP. Senin (27/7).
Beri Batas Waktu 3×24 Jam
Sebagai bentuk komitmen menjaga marwah organisasi, IPMKP memberi batas waktu 3×24 jam kepada Ketua Umum IPMPB untuk segera membentuk Panitia Kongres sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Jika hingga batas waktu tersebut tidak ada tindakan nyata, IPMKP menyatakan siap menginisiasi pembentukan panitia Kongres Luar Biasa (Kongreslub) bersama unsur-unsur organisasi yang memiliki kewenangan sah.
Desak DPO Panggil Ketum IPMPB
Tak hanya melayangkan ultimatum, IPMKP juga mendesak Dewan Pengawas Organisasi (DPO) IPMPB untuk segera turun tangan. DPO diminta menjalankan fungsi pengawasannya dengan memanggil Ketua Umum IPMPB guna mengklarifikasi masa jabatan kepengurusan yang dinilai telah habis.
Sementara itu, Wakil Ketua IPMKP menegaskan bahwa dorongan ini murni bentuk tanggung jawab moral, bukan upaya memicu konflik internal.
”Kami tidak sedang mencari perselisihan. Kami hanya ingin memastikan organisasi ini tetap berjalan sesuai AD/ART, menghormati regenerasi kepemimpinan, dan memberikan ruang kepada generasi mahasiswa berikutnya. Organisasi yang sehat adalah organisasi yang taat terhadap aturan, bukan yang mempertahankan jabatan tanpa batas waktu,” lugasnya.
IPMKP berharap ultimatum ini menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk mengedepankan kepentingan bersama dan menyelamatkan masa depan IPMPB sebagai wadah perjuangan pelajar serta mahasiswa Kabupaten Pelalawan.
Penulis: RRN
Editor: INR







