Pengurus MD KAHMI Pelalawan Puji Z-Park Kerinci Skyland usai Salurkan Bantuan bagi 420 Warga Kurang Mampu

Pelalawan, Faktacepat.id – Inovasi yang dijalankan Baznas Pelalawan melalui pengembangan destinasi wisata Z Park Kerinci Skyland mulai memperlihatkan dampak positif bagi masyarakat. Program tersebut dinilai berhasil mengubah pengelolaan dana zakat menjadi model pemberdayaan ekonomi yang produktif.

Pada periode terbaru, Z-Park mencatat keuntungan sebesar Rp546 juta. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 420 warga kurang mampu dan fakir miskin yang tergabung dalam Koperasi Jasa Berkah Orang Miskin. Langkah ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga dapat dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat ekonomi langsung, keberadaan Z-Park turut membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak dari keluarga mustahik. Aktivitas wisata yang terus berkembang juga memberi dampak bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku UMKM yang berjualan di kawasan tersebut.

Selama Ramadan 2026, Z-Park bahkan menjadi salah satu tujuan favorit warga untuk berbuka puasa bersama. Suasana yang nyaman dan fasilitas yang memadai menjadikan lokasi ini bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga ruang berkumpul bagi masyarakat.

Kini, Z-Park juga berkembang sebagai kawasan serbaguna. Berbagai kegiatan seperti rapat, family gathering, hingga ajang silaturahmi antarorganisasi kerap digelar di sana. Panorama alam yang menarik serta area yang luas menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Jumlah wisatawan pun meningkat signifikan, terutama saat musim liburan. Z-Park kini dikenal sebagai salah satu ikon wisata baru di Kabupaten Pelalawan yang mampu menarik pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya Pengurus MD KAHMI Pelalawan, Riyan Ade Putra. Ia menilai langkah Baznas merupakan terobosan yang patut diapresiasi karena mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Saya melihat Baznas Pelalawan memiliki gagasan yang sangat baik. Bantuan yang diberikan tidak habis begitu saja, tetapi diarahkan menjadi usaha melalui koperasi sehingga bisa menambah pendapatan warga,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Ia berharap ke depan Baznas terus menghadirkan inovasi serupa agar manfaat zakat semakin luas dan berkesinambungan.

“Harapannya ada lagi program baru, sehingga dana yang diterima masyarakat tidak langsung habis, tetapi berkembang menjadi usaha produktif. Bahkan jika memungkinkan, bisa diarahkan ke sektor yang lebih besar seperti industri kelapa sawit, mengingat Pelalawan merupakan salah satu daerah penghasil sawit,” tambahnya.

Keberhasilan Z-Park menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang kreatif dan tepat sasaran mampu menciptakan efek berantai, mulai dari mengurangi kemiskinan hingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *