Mahasiswa Politeknik Negeri Padang Teliti Strategi Pengembangan Pantai Pasir Jambak

Padang, Faktacepat.id – Pantai Pasir Jambak merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang terletak di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Pantai ini dikenal memiliki hamparan pasir yang luas, suasana yang tenang, pemandangan matahari terbenam yang indah, serta wisata berkuda yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Meskipun memiliki potensi wisata yang cukup besar, pengembangan kawasan ini dinilai masih belum optimal dan memerlukan perhatian yang lebih serius dari berbagai pihak.

Melihat kondisi tersebut, Rahmat Sin Ge’e, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata Politeknik Negeri Padang, melakukan penelitian tugas akhir mengenai strategi pengembangan Pantai Pasir Jambak sebagai upaya meningkatkan daya saing destinasi wisata tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi aktual Pantai Pasir Jambak melalui analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT), serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat. Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas Pariwisata Kota Padang, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, wisatawan, dan akademisi.

Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa Pantai Pasir Jambak memiliki sejumlah keunggulan, seperti panorama alam yang masih asri, lokasi yang relatif mudah dijangkau dari pusat Kota Padang, serta potensi wisata bahari dan wisata keluarga yang dapat terus dikembangkan. Namun, di balik potensi tersebut masih ditemukan berbagai permasalahan yang menjadi keluhan wisatawan dan masyarakat sekitar.

Beberapa fasilitas pendukung wisata dinilai belum memadai. Kondisi MCK umum di beberapa titik memerlukan peningkatan kebersihan dan perawatan secara berkala. Ketersediaan wahana bermain anak masih terbatas dan belum tertata dengan baik sehingga belum mampu memberikan pengalaman wisata keluarga yang maksimal. Selain itu, penerangan kawasan wisata pada malam hari masih kurang memadai, yang berpotensi mengurangi kenyamanan dan rasa aman pengunjung.

Permasalahan lain yang juga menjadi perhatian adalah kondisi akses jalan menuju kawasan pantai yang di beberapa titik mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan optimal. Kondisi tersebut dapat mengurangi kenyamanan perjalanan wisatawan serta berpotensi memengaruhi minat kunjungan ke Pantai Pasir Jambak.

Selain persoalan fasilitas fisik, promosi wisata juga dinilai masih belum maksimal. Potensi Pantai Pasir Jambak yang besar belum sepenuhnya didukung oleh strategi pemasaran yang kuat, baik melalui media digital maupun kegiatan promosi yang berkelanjutan. Akibatnya, destinasi ini masih kalah populer dibandingkan beberapa objek wisata pantai lainnya di Sumatera Barat yang memiliki karakteristik serupa.

Penelitian ini juga menyoroti perlunya komitmen yang lebih nyata dari para pemangku kewenangan dalam pengelolaan destinasi wisata. Hingga saat ini, sejumlah persoalan mendasar seperti perawatan fasilitas, penataan kawasan, peningkatan kebersihan, serta pengembangan sarana pendukung masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara optimal. Padahal, Pantai Pasir Jambak memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ikon wisata pesisir Kota Padang apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Kurangnya perhatian terhadap aspek pengelolaan dan pengembangan destinasi dikhawatirkan dapat menyebabkan potensi wisata yang dimiliki Pantai Pasir Jambak terus tertinggal dibandingkan destinasi lain yang berkembang lebih cepat. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret, bukan hanya sebatas perencanaan, tetapi juga realisasi program yang dapat dirasakan langsung oleh wisatawan dan masyarakat sekitar.

Melalui penelitian ini diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi strategi pengembangan yang mampu meningkatkan kualitas destinasi, memperkuat daya tarik wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat melalui sektor kuliner, perdagangan, jasa wisata, dan usaha kreatif lainnya.

Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Pemerintah Kota Padang serta seluruh pihak terkait dalam merumuskan kebijakan pengembangan destinasi wisata yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Pantai Pasir Jambak memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan Kota Padang. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang secara maksimal apabila permasalahan fasilitas, aksesibilitas, dan pengelolaan tidak segera ditangani secara serius. Dibutuhkan kerja sama dan komitmen nyata dari pemerintah, pengelola, masyarakat, dan pelaku wisata agar Pantai Pasir Jambak mampu bersaing dengan destinasi wisata lainnya di Sumatera Barat,” ujar Rahmat Sin Ge’e selaku peneliti. Senin (8/6).

 

 

Penulis: Rahmat Sin Ge’e

Program Studi Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata

Politeknik Negeri Padang

 

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *