INDRAGIRI HILIR, faktacepat.id — Pemerintah Desa (Pemdes) Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir kembali menggelar ritual adat tahunan “Semah Kampung” pada Rabu (15/7/2026).
Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa tolak bala agar desa senantiasa aman, damai, dan dijauhkan dari segala marabahaya.
Komitmen Menjaga Identitas Melayu
Kepala Desa Pelanduk, Said Samsul Hadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial belaka. Bagi Pemdes Pelanduk, Semah Kampung adalah fondasi penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga identitas kebudayaan Melayu di tanah Indragiri Hilir agar tidak tergerus zaman.
”Tradisi Semah Kampung ini adalah warisan suci dari para leluhur kami di Desa Pelanduk. Di tengah gempuran modernisasi, kami berkomitmen penuh agar nilai-nilai luhur, kebersamaan, dan rasa syukur yang terkandung di dalamnya tidak pudar digilas zaman,” ujar Said Samsul Hadi kepada redaksi faktacepat.id, Rabu (15/7).
Prosesi Sakral dan Aturan Adat “Pantangan Kampung”
Prosesi ritual adat ini dipimpin langsung oleh pemuka adat setempat dan diikuti secara khusyuk oleh seluruh elemen masyarakat. Esensi utama dari Semah Kampung adalah penyucian ruang hidup bersama, yang meliputi:
Wilayah Daratan: Tempat pemukiman dan aktivitas harian warga.
Wilayah Perairan: Sungai dan laut yang menjadi sumber mata pencaharian utama mayoritas masyarakat Desa Pelanduk.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat juga memberlakukan aturan adat yang sangat dihormati, yaitu ‘pantangan kampung’ selama waktu yang telah ditentukan. Aturan adat ini wajib dipatuhi secara mutlak, baik oleh warga lokal maupun tamu pendatang yang sedang berkunjung ke desa tersebut.
Kades yang berlatar belakang magister hukum ini juga mengapresiasi tinggi sinergitas warganya dalam mempertahankan adat istiadat ini.
”Kami berterima kasih kepada seluruh tokoh adat, tokoh pemuda, dan warga yang bahu-membahu menyukseskan acara ini. Kehadiran semua pihak menunjukkan bahwa semangat gotong royong di Desa Pelanduk masih sangat kental,” tambah Said.
Harapan Besar untuk Kemajuan Desa
Melalui pelaksanaan Semah Kampung tahun 2026 ini, Pemdes Pelanduk berharap keberkahan selalu menyelimuti desa mereka. Ada beberapa harapan besar yang dipanjatkan bersama dalam ritual suci ini:
Keberkahan Hasil Alam: Melimpahnya hasil tangkapan laut dan pertanian warga.
Kerukunan Sosial: Semakin eratnya hubungan persaudaraan antarwarga desa.
Perlindungan: Dijauhkan dari segala bentuk musibah, bencana, dan marabahaya.
”Semoga dengan doa bersama ini, Allah SWT senantiasa melindungi Desa Pelanduk, meluaskan pintu rezeki masyarakatnya, dan menjadikan desa kita ini sebagai desa yang berkah, maju, dan tetap berbudaya,” pungkasnya dengan hangat. (fc/red)
Penulis: Sarfendi
Editor: INR







