Festival Gasing Se-Riau 2026 Resmi Dibuka di Inhu, Jadi Upaya Lestarikan Budaya Melayu

INDRAGIRI HULU, Faktacepat.id – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi membuka Festival Gasing Se-Riau 2026 Piala Bupati Indragiri Hulu yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Inhu, Sabtu (20/6/2026) malam. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Inhu, Zulfahmi Adrian, AP, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Inhu.

 

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Inhu, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Persatuan Gasing Indragiri Hulu (Pergasi Inhu), para peserta, serta sejumlah tamu undangan.

 

Festival Gasing Se-Riau 2026 menjadi ajang pertama yang digelar Pergasi Inhu bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Inhu. Kegiatan ini bertujuan menjaga eksistensi olahraga tradisional gasing sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

 

Perlombaan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2026, dan diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

 

Ketua panitia pelaksana, Rizky Anugraha, mengatakan festival mempertandingkan dua kategori, yakni pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat dan kategori umum. Hingga malam pembukaan, jumlah peserta tercatat mencapai 140 orang dan masih berpotensi bertambah.

 

Menurut Rizky, penyelenggaraan festival tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga upaya untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap permainan tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya daerah.

 

Ia berharap dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian olahraga tradisional terus berlanjut sehingga gasing tetap diminati dan berkembang di tengah masyarakat.

 

Dalam sambutan Bupati Inhu yang dibacakan Sekda Zulfahmi Adrian, ditegaskan bahwa Festival Gasing Se-Riau 2026 memiliki misi penting dalam menjaga dan mewariskan budaya Melayu kepada generasi mendatang.

 

Menurutnya, festival tersebut merupakan langkah konkret untuk mempertahankan tradisi yang telah lama menjadi identitas masyarakat Melayu sekaligus memperkenalkan permainan gasing kepada kalangan muda agar tidak tergerus arus modernisasi.

 

Pemerintah Kabupaten Inhu juga menyampaikan apresiasi kepada Pergasi Inhu, panitia pelaksana, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

 

Keterlibatan pelajar SD dinilai menjadi strategi penting dalam proses regenerasi dan pewarisan nilai budaya. Sementara itu, kategori umum menjadi ruang bagi para pecinta gasing dari berbagai daerah untuk mempererat silaturahmi dan bertukar pengalaman terkait pengembangan olahraga tradisional tersebut.

 

Pemkab Inhu berharap Festival Gasing Se-Riau dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan berkualitas. Selain berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat citra Kabupaten Indragiri Hulu sebagai daerah yang peduli terhadap warisan budaya.

 

Saat membuka festival, Sekda Zulfahmi mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga semangat persaudaraan selama pertandingan berlangsung.

 

Rangkaian pembukaan ditutup dengan penyerahan cenderamata secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Inhu dan unsur Forkopimda, dilanjutkan sesi foto bersama.

 

Setelah itu, Sekda bersama jajaran Forkopimda menuju arena pertandingan untuk menyaksikan pertandingan ekshibisi gasing yang diikuti unsur Forkopimda. Penampilan tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari peserta maupun masyarakat yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *