JAKARTA, faktacepat.id – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat kapabilitas bisnis Transport & Logistics mereka. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan penunjang energi yang terintegrasi di Indonesia.
Melalui penguatan armada, peningkatan kapabilitas operasional, serta penerapan standar keselamatan yang tinggi, PDC berkomitmen penuh mendukung kelancaran operasional industri minyak dan gas bumi (migas) serta panas bumi di berbagai wilayah nusantara.
Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, menegaskan bahwa sektor transportasi dan logistik merupakan salah satu kapabilitas strategis yang berperan vital dalam menjaga keberlangsungan operasional industri energi. Oleh karena itu, PDC terus mengembangkan unit bisnis ini agar mampu menghadirkan layanan yang semakin andal, efisien, dan terintegrasi.
”Keandalan operasional industri energi tidak hanya ditentukan oleh aktivitas di lokasi proyek, tetapi juga oleh kesiapan sistem transportasi dan logistik yang mendukungnya. Penguatan kapabilitas Transport & Logistics merupakan bagian dari strategi PDC untuk menghadirkan layanan yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra terpercaya di sektor jasa penunjang energi,” ujar Agam dalam keterangan resminya.
Cakupan Layanan Multi-Moda dan Standar HSSE
Sementara itu, Manager Transport & Logistics PDC, Kurniawan Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa Unit Bisnis Transport & Logistics PDC memiliki cakupan layanan yang luas, meliputi jalur darat, perairan, hingga udara.
Layanan strategis tersebut mencakup:
Mobilisasi dan demobilisasi rig pengeboran.
Penyediaan Heavy Transport Equipment dan kendaraan operasional penumpang.
Layanan Marine Services melalui penyediaan oil boom untuk penanggulangan tumpahan minyak.
Penyediaan Accommodation Work Barge (AWB) sebagai fasilitas akomodasi pekerja pada kegiatan pengeboran lepas pantai.
”Dalam industri energi, setiap proses mobilisasi memiliki peran penting terhadap kelancaran operasional. Fokus kami adalah memastikan seluruh armada, peralatan, dan personel dapat bergerak secara aman, tepat waktu, dan andal sehingga operasional pelanggan dapat berjalan tanpa hambatan,” kata Kurniawan.
Selain penyediaan armada, unit bisnis ini juga bertanggung jawab penuh atas perencanaan distribusi, pengendalian biaya operasional, pemeliharaan peralatan, serta koordinasi intensif dengan mitra kerja. Seluruh aktivitas ini dijalankan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) demi menjamin keselamatan pekerja, keandalan operasional, dan perlindungan lingkungan.
Lampaui Target: Bukukan Pendapatan Rp 431 Miliar
Kurniawan menambahkan, kombinasi antara penguatan operasional, keandalan armada, serta kontribusi pekerja—yang didominasi generasi muda dengan semangat inovasi dan kolaborasi—menjadi kunci utama terdongkraknya kinerja unit bisnis ini.
Terbukti, penguatan kapabilitas ini berhasil membawa Unit Bisnis Transport & Logistics PDC membukukan pendapatan sebesar Rp 431 miliar pada tahun 2025. Angka tersebut sukses melampaui target yang ditetapkan perusahaan sebesar Rp 361 miliar, sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap layanan PDC.
Ke depan, PDC optimis akan terus memperkuat kapabilitas bisnis ini lewat pengembangan armada, peningkatan kompetensi SDM, serta inovasi layanan yang dinamis. Dengan begitu, PDC siap terus menjadi mitra strategis yang menghadirkan solusi logistik aman, efisien, dan andal bagi industri migas dan panas bumi di Indonesia. (fcz/red)
Editor:INR







