
Dukung Stabilitas BBM, Gubernur Sumbar Instruksikan ASN Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas
PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat langkah efisiensi energi. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata daerah terhadap upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah gejolak dinamika global yang tidak menentu.
Instruksi strategis tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi di hadapan ribuan ASN saat menghadiri kegiatan Subuh Mubarokah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (5/4/2026). Dalam arahannya, Mahyeldi menekankan bahwa keberhasilan pemerintah pusat dalam mempertahankan harga BBM yang stabil adalah kebijakan krusial yang harus didukung oleh seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah, melalui langkah pengendalian konsumsi energi yang lebih ketat dan terukur.
“Kita patut bersyukur dan mendukung kebijakan ini sepenuhnya. Di tengah kondisi ketidakpastian dunia saat ini, keputusan pemerintah pusat tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat. Oleh karena itu, kita di daerah harus berkontribusi melalui penghematan energi secara kolektif,” ujar Mahyeldi dengan tegas.
Sebagai langkah konkret, Mahyeldi meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengimplementasikan penghematan energi di instansi masing-masing. Salah satu poin utamanya adalah pengurangan penggunaan kendaraan dinas operasional serta pembatasan berbagai agenda kegiatan yang memerlukan mobilitas tinggi di luar kantor.
Lebih lanjut, Gubernur juga mendorong optimalisasi transformasi digital dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menyarankan agar rapat-rapat koordinasi dialihkan ke format daring guna meminimalisir perjalanan dinas yang mengonsumsi BBM. “Rapat bisa kita gelar secara virtual. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menekan angka konsumsi BBM di lingkungan birokrasi kita,” tambahnya.
Selain aspek teknis efisiensi, kegiatan Subuh Mubarokah tersebut juga menjadi momentum penguatan spiritualitas. Tausiah yang disampaikan oleh Duski Samad dengan tema “Istiqomah dalam Menjalani Kehidupan Sehari-hari” diharapkan mampu memicu integritas ASN. Mahyeldi berharap, melalui pembinaan nilai-nilai kedisiplinan dan konsistensi ini, ASN tidak hanya unggul dalam pelayanan publik, tetapi juga memiliki kesadaran moral untuk berkontribusi dalam keberlanjutan energi secara jangka panjang bagi kemajuan Sumatera Barat.






