Bupati Kuansing Instruksikan Pencarian Intensif Warga Hilang Selama 3 Hari

KUANTAN SINGINGI – Seorang anak laki-laki bernama Rayen (4) dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus Sungai Kuantan di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Jumat (3/4/2026) sore.

Memasuki hari ketiga pencarian pada Minggu (5/4/2026), korban belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, langsung mengambil langkah dengan menginstruksikan camat setempat serta pemerintah desa untuk turut terlibat aktif dalam proses pencarian.

Selain itu, ia juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama organisasi perangkat daerah terkait untuk turun membantu mempercepat pencarian korban.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim SAR. Semoga korban segera ditemukan,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Ia menegaskan seluruh unsur pemerintah daerah diminta berpartisipasi, mulai dari tingkat kecamatan hingga instansi teknis, agar pencarian dapat dilakukan secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, Yulizar, mengatakan pencarian dilakukan secara intensif sejak pagi hingga malam hari.

Tim gabungan juga telah memperluas area pencarian hingga ratusan meter ke arah hilir Sungai Kuantan.

Namun, upaya tersebut menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi air sungai yang keruh serta meningkatnya debit air akibat curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Kondisi air yang keruh dan arus yang cukup deras membuat pencarian menjadi lebih sulit,” jelasnya.

Meski demikian, tim terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan berbagai metode, termasuk memperluas jangkauan pencarian ke wilayah hilir.

Diketahui, korban terakhir terlihat berada di tepi Sungai Kuantan sekitar pukul 16.00 WIB sebelum dilaporkan hilang.

Penulis : AMS

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *