INHIL, FAKTACEPAT.ID – Sebuah kapal motor pengangkut kelapa, KM Attahirah, dilaporkan karam di perairan Terusan Saka Jalan, jalur yang menghubungkan Kecamatan Mandah menuju Teluk Kanjut, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (19/5/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kapal yang membawa muatan kelapa sebanyak 104 ton itu tidak mampu bertahan di tengah derasnya air pasang setelah mengalami kendala teknis pada sistem kemudi.
Kronologi Kejadian: Rantai Setir Lepas
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden bermula ketika KM Attahirah tengah berlayar dari Air Bagi menuju Sambu Guntung. Namun di tengah perjalanan, rantai setir kapal mendadak lepas.
”Insiden terjadi karena lepas rantai setir kapal saat di perjalanan. Akibatnya, kapal susah dikendalikan di tengah arus air yang sangat kuat,” tulis laporan resmi dari lokasi kejadian yang diterima redaksi.
Karena kehilangan fungsi kemudi, kapal langsung hilang kendali dan keseimbangan. Arus pasang yang deras kemudian menyeret kapal hingga melintang dan menabrak tiang jembatan. Benturan keras tersebut membuat kapal miring, hingga akhirnya air masuk memenuhi lambung kapal dan menenggelamkannya.
Kondisi Kru dan Total Kerugian
Kapal tersebut dinakhodai oleh Ilham, seorang kapten warga Kuala Enok. Saat insiden terjadi, Ilham bersama para Anak Buah Kapal (ABK) berada di atas kapal.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh kru kapal dilaporkan selamat dari insiden maut tersebut.
Meski demikian, kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir sangat besar. Selain kerusakan parah pada fisik kapal, muatan kelapa sebesar 104 ton yang ikut tenggelam membuat total kerugian diperkirakan mencapai Rp260 juta rupiah.
Hingga saat ini, pihak terkait dan warga setempat masih berkoordinasi di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan lebih lanjut terhadap bangkai kapal.
Laporan: Sarfendi
Editor: Redaksi Faktacepat.id







