Jakarta, Faktacepat.id – Partisipasi perempuan muslimah dalam dunia usaha terus menunjukkan peningkatan, baik sebagai pekerjaan utama maupun usaha sampingan. Melihat besarnya peluang tersebut, pemerintah dinilai perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap komunitas perempuan pelaku usaha.
Hal ini disampaikan Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief, saat menerima audiensi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Riau di ruang rapat fraksi PKS, Senin (20/4/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangka silaturahmi pengurus IPEMI Riau yang tengah berada di Jakarta untuk mengikuti agenda Rapat Kerja Nasional. Dalam diskusi itu, berbagai potensi serta peluang usaha yang dimiliki perempuan muslimah, khususnya dari Riau, turut dibahas.
Hendry mengungkapkan, para pengurus IPEMI menyampaikan sejumlah masukan terkait perkembangan sektor usaha yang digeluti perempuan, mulai dari potensi hingga tantangan yang dihadapi.
Menurutnya, mayoritas pengusaha muslimah saat ini banyak bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta industri rumahan. Ia menilai hal tersebut menjadi indikasi kuat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian, terutama di daerah.
“Selama ini sektor UMKM dan ekonomi kreatif banyak dijalankan oleh perempuan, mulai dari bisnis online, kuliner, pertanian hingga jasa kreatif seperti rias pengantin dan lainnya,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang fokus pada pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, Hendry melihat peluang besar jika pemerintah turut hadir memberikan pembinaan dan dukungan kepada para pelaku usaha perempuan. Menurutnya, langkah tersebut akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan sektor tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa ekonomi kreatif telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi baru. Sementara itu, data Kementerian UMKM menunjukkan sekitar 30 juta pelaku UMKM telah terdata melalui program Sapa UMKM.
Dengan mengoptimalkan potensi komunitas perempuan seperti IPEMI, Hendry meyakini target pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif dapat lebih mudah tercapai.
Penulis : YZA
Editor : INR







