Pelalawan, Faktacepat.id – Pembangunan Jembatan Presisi Polri di wilayah hukum Polsek Ukui terus mengalami kemajuan berarti. Pada hari keenam pengerjaan, Selasa (21/4/2026), jembatan yang berada di Jalan Sinduan RT 026 RW 010, Kelurahan Ukui Satu, mulai diperluas sekaligus dilakukan pengerasan akses jalannya dengan dukungan alat berat.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Ukui, AKP Ardi Surya Kusuma. Dalam prosesnya, turut dilibatkan empat personel Polsek Ukui, sepuluh anggota Satgas Darurat Jembatan Polda Riau, serta partisipasi aktif warga setempat yang bergotong royong membantu pekerjaan di lapangan.
Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, menyampaikan apresiasi atas kekompakan antara aparat dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa program Jembatan Presisi Polri bukan hanya pembangunan fisik semata, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mempererat hubungan Polri dengan warga. Ia juga mendorong jajarannya untuk mempercepat pengerjaan agar manfaatnya segera dirasakan.
Sementara itu, Kapolsek Ukui menjelaskan bahwa pekerjaan hari keenam difokuskan pada tiga kegiatan utama, yakni distribusi material, perbaikan sekaligus pengerasan jalan di sekitar jembatan, serta pembersihan dan penggalian parit. Untuk mendukung percepatan, digunakan satu unit excavator, satu mobil pick up, serta peralatan tambahan seperti tali tambang.
Jembatan yang direnovasi berlokasi di Jalan Sinduan, Kelurahan Ukui Satu, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Setelah dilakukan perbaikan, ukuran jembatan meningkat menjadi panjang 6 meter dan lebar 4 meter, jauh lebih memadai dibanding kondisi sebelumnya yang hanya sekitar 4 meter x 2,5 meter dengan konstruksi sederhana dari batang kelapa.
Tahapan pengerjaan di hari keenam ini dinilai krusial sebelum memasuki tahap akhir. Pengerasan jalan akses dilakukan guna meningkatkan kekuatan struktur serta menjamin keamanan bagi pengguna jalan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang sebelumnya dikeluhkan sempit dan berisiko.
Namun, sekitar pukul 14.30 WIB, proses pengerjaan sempat dihentikan sementara akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Ukui. Meski demikian, kondisi tetap aman dan terkendali. Pekerjaan akan kembali dilanjutkan setelah cuaca membaik agar pembangunan jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Penulis : YZA
Editor : INR







