Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Aksi 214 di DPRD Kaltim: Massa Desak Audit Transparan dan Penolakan Praktik Nepotisme

badge-check

Aksi 214 di DPRD Kaltim: Massa Desak Audit Transparan dan Penolakan Praktik Nepotisme Perbesar

SAMARINDA, Faktacepat.id — Ribuan orang yang tergabung dalam Gerakan 214 Perjuangan Aliansi Peduli Masyarakat Kalimantan Timur memadati halaman Gedung DPRD Kalimantan Timur di Samarinda, Selasa (21/4/2026).

Mereka mendesak para wakil rakyat segera menggunakan hak angket serta melakukan audit terhadap sejumlah kebijakan pemerintah daerah yang dinilai bermasalah.
Aksi dimulai sejak pagi dengan orasi yang disampaikan secara bergantian. Dalam tuntutannya, massa menyoroti kondisi tata kelola pemerintahan di Kalimantan Timur selama setahun terakhir yang dianggap mengalami kemunduran, terutama dalam hal transparansi anggaran dan praktik pemerintahan.

Dalam forum terbuka di depan gedung dewan, perwakilan aliansi membacakan pakta integritas. Dokumen tersebut berisi komitmen moral dan politik DPRD agar tidak bersikap pasif terhadap kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat.

Aliansi juga mengkritisi dugaan pemborosan anggaran di tengah kebijakan efisiensi. Salah satu sorotan adalah renovasi rumah dinas dan fasilitas dengan nilai sekitar Rp25 miliar, yang dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.

Perwakilan massa menegaskan bahwa pakta integritas tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan dorongan agar DPRD bertindak tegas. Mereka menuntut dilakukannya audit menyeluruh terhadap kebijakan pemerintah provinsi.

Selain itu, massa turut menyoroti dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), termasuk dalam penunjukan jabatan yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Mereka meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara optimal dan tidak berpihak pada eksekutif.

Merespons tekanan tersebut, pimpinan dan anggota DPRD Kalimantan Timur menemui massa aksi. Dalam pertemuan itu, DPRD menyatakan kesiapan untuk menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen menindaklanjuti tuntutan.

Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menyampaikan bahwa seluruh unsur pimpinan dan tujuh ketua fraksi sepakat mengakomodasi aspirasi yang disampaikan. Ia menegaskan penandatanganan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
Setelah proses penandatanganan, situasi aksi berangsur kondusif.

Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dan melanjutkan aksi ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur di kawasan Islamic Center Samarinda untuk menyampaikan tuntutan serupa kepada pihak eksekutif.

 

Penulis : ZIK

 

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ekonomi ​Tumbuh 7,39 Persen dan Investasi Tembus Rp9,28 Triliun, Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Nasional

6 Nov 2026 - 19:58 WIB

Ekonomi ​Tumbuh 7,39 Persen dan Investasi Tembus Rp9,28 Triliun, Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Nasional

APBD Riau 2027 Terancam Buntung: Pendapatan Anjlok, Target Belanja Malah Membengkak

6 Nov 2026 - 15:59 WIB

APBD Riau 2027 Terancam Buntung: Pendapatan Anjlok, Target Belanja Malah Membengkak

Sambut HUT Meranti ke-18, Praktisi Hukum Gagas Pembentukan LBH Tanah Jantan

6 Nov 2026 - 09:51 WIB

Sambut HUT Meranti ke-18, Praktisi Hukum Gagas Pembentukan LBH Tanah Jantan

BEI Resmi Buka CMSE 2026, Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal

5 Nov 2026 - 21:14 WIB

BEI Resmi Buka CMSE 2026, Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal

Pungutan Miliaran Rupiah di Kemenag Pelalawan Dikeluhkan, ASN & PPPK Keberatan Biaya Seragam dan Iuran Dipatok Mahal

5 Nov 2026 - 20:03 WIB

Pungutan Miliaran Rupiah di Kemenag Pelalawan Dikeluhkan, ASN & PPPK Keberatan Biaya Seragam dan Iuran Dipatok Mahal
Trending di Agama