Diikuti Ribuan Peserta, Wako Agung Nugroho Garansi Dukung Jawara Piala Dunia Anak Regional Riau Tembus Nasional

Pekanbaru, Faktacepat.id — Geliat pembinaan sepak bola usia dini di Bumi Lancang Kuning memasuki babak baru. Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, secara resmi membuka turnamen sepak bola bergengsi bertajuk Piala Dunia Anak Indonesia Regional Riau. Kompetisi ini dipusatkan di Stadion Mini Gelora Hangtuah, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Kamis (14/5/2026). Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Pekanbaru tersebut menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh tim jawara yang akan melangkah ke fase nasional.

Turnamen skala regional ini menyedot animo luar biasa dengan diikuti oleh puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) mapan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Riau. Wako Agung Nugroho menyampaikan bahwa kompetisi berjenjang seperti ini merupakan instrumen krusial dalam mematangkan talenta muda. Menurutnya, Riau tidak kekurangan bakat alami, namun membutuhkan lebih banyak panggung kompetitif agar para pemain muda bisa mengasah mental dan kemampuan di level yang lebih tinggi.

Agung juga memberikan pujian terhadap kualitas rumput dan kelayakan Stadion Mini Gelora Hangtuah Kulim. Ia menilai infrastruktur olahraga tersebut merupakan salah satu yang terbaik di Riau saat ini, sehingga sangat representatif untuk menyelenggarakan turnamen usia muda dengan skala masif.

“Ajang ini melibatkan lebih dari seribu talenta muda yang tergabung dalam 52 klub sepak bola dari berbagai daerah di Provinsi Riau. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap panitia pelaksana, manajemen tim, serta para orang tua yang meluangkan waktu dan energi untuk mendukung minat olahraga anak-anak kita,” tutur Agung.

Pemerintah Kota Pekanbaru, tambah Agung, dipastikan hadir memberikan sokongan nyata bagi tim-tim terbaik yang nantinya keluar sebagai juara dan menyandang status sebagai utusan Provinsi Riau di putaran nasional yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat.

“Besar harapan kami, festival sepak bola ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan musiman, melainkan wadah jangka panjang untuk melahirkan bibit-bibit pesepak bola profesional. Kita ingin dari lapangan Kulim ini, lahir pemain yang kelak mengharumkan nama Riau dan Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” tegas Wali Kota yang gemar berolahraga tersebut.

Ratusan Laga, Empat Kelompok Umur Beradu Gengsi

Di lokasi yang sama, Ketua Umum Asprov PSSI Riau, Edward Riansyah, menjabarkan bahwa turnamen Piala Dunia Anak Indonesia Regional Riau mengompisikan empat kategori kelompok umur, yaitu U-9, U-10, U-11, dan U-12. Rangkaian jadwal pertandingan yang padat dijalankan selama tiga hari penuh, mulai tanggal 15 hingga 17 Mei 2026.

Edward merinci peta kekuatan peserta, di mana kelompok usia 9 tahun (U-9) diisi oleh 10 tim kontestan, kelompok usia 10 tahun (U-10) dihuni 11 tim, kelompok usia 11 tahun (U-11) diramaikan 14 tim, serta kelompok usia 12 tahun (U-12) menjadi yang paling gemuk dengan total 17 tim persaingan.

“Secara akumulatif, ada 52 tim tangguh dari perwakilan SSB terbaik di Riau yang ambil bagian,” urai Edward.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa total pesepak bola cilik yang terdaftar dan bertanding mencapai 769 anak. Mobilisasi massa kian besar lantaran didampingi oleh 260 personil yang terdiri dari jajaran tim ofisial serta jajaran pelatih kepala. Jika ditotal secara keseluruhan, ada sekitar 1.056 insan sepak bola yang terlibat langsung menggerakkan roda turnamen regional ini.

Nantinya, kampiun dari masing-masing strata usia otomatis mengantongi tiket emas untuk mewakili Provinsi Riau pada putaran final Piala Dunia Anak Indonesia tingkat nasional. Babak final nasional tersebut dijadwalkan mentas di Progresif Arena Bandung, Jawa Barat, mulai 27 Juni hingga 11 Juli 2026 mendatang.

Pihak Asprov PSSI Riau berharap para pemain bisa menyuguhkan performa terbaik dan konsisten mempraktikkan asas fair play serta sportivitas tinggi sepanjang laga. “Kita ingin anak-anak ini tidak hanya bersinar di level lokal. Ini adalah tangga awal, tujuan jangka panjangnya adalah melihat mereka mengenakan jersi Garuda dan membawa Indonesia berlaga di Piala Dunia yang sesungguhnya,” pungkas Edward.

Daftar Lengkap 25 SSB Peserta Berdasarkan Kategori Umur

Sebanyak 25 nama manajemen SSB mengirimkan skuad terbaik mereka untuk bersaing memperebutkan tiket ke Bandung. Klub-klub tersebut antara lain: INAFA Pekanbaru, SHS Warriors Kuantan Singingi, Tiga Naga Pekanbaru, Benecia FA Pekanbaru, PCSS Pekanbaru, Putra Sembilan Dumai, EBR United Pekanbaru, UIR Pekanbaru, Harapan Putra Pekanbaru, Bimanusa Pekanbaru, Alam Raya Azzila Pekanbaru, Rumbai Pratama Pekanbaru, RSS Pekanbaru, Duri Galaxy Bengkalis, PTPN IV Pekanbaru, Sam 1 Reborn Kampar, Sukma Jaya Indragiri Hulu, Garuda Junior Pekanbaru, Maqdis FC Bengkalis, Generasi Muda PP Pekanbaru, Wonner 2012 Pekanbaru, Rotteam Pekanbaru, Wahana Pekanbaru, serta Angkasa Pekanbaru.

Berikut pembagian peta persaingan tim di masing-masing kelompok umur (KU):

  • Kategori U-9 (Kelahiran 2017-2018): Dihuni oleh INAFA Pekanbaru, SHS Warriors Kuansing, Tiga Naga Pekanbaru, Benecia FA Pekanbaru, PCSS Pekanbaru, Putra Sembilan Dumai, EBR United Pekanbaru, UIR Pekanbaru, Harapan Putra Pekanbaru, dan Bimanusa Pekanbaru.

  • Kategori U-10 (Kelahiran 2016): Diikuti oleh INAFA Pekanbaru, Alam Raya Azzila Pekanbaru, Tiga Naga Pekanbaru, UIR Pekanbaru, PCSS Yellow Pekanbaru, PCSS Black Pekanbaru, Rumbai Pratama Pekanbaru, RSS Pekanbaru, Duri Galaxy Bengkalis, EBR United Pekanbaru, dan PTPN IV Pekanbaru.

  • Kategori U-11 (Kelahiran 2015): Diikuti oleh Sam 1 Reborn Kampar, Sukma Jaya Inhu, Garuda Junior Pekanbaru, SHS Warriors Kuansing, Maqdis FC Bengkalis, PCSS Pekanbaru, Alam Raya Azzila Pekanbaru, EBR United Pekanbaru, Tiga Naga Pekanbaru, Harapan Putra Biru Pekanbaru, Harapan Putra Kuning Pekanbaru, PTPN IV Pekanbaru, Generasi Muda PP Pekanbaru, dan Bimanusa Pekanbaru.

  • Kategori U-12 (Kelahiran 2014): Diikuti oleh SHS Warrior Kuansing, Alam Raya Azzila Pekanbaru, Benecia FA Pekanbaru, Wonner 2012 Pekanbaru, UIR Pekanbaru, PCSS Pekanbaru, RSS Pekanbaru, Tiga Naga Pekanbaru, Duri Galaxy Bengkalis, EBR United Pekanbaru, Rotteam Pekanbaru, Wahana Pekanbaru, Harapan Putra Pekanbaru, Angkasa Pekanbaru, INAFA Pekanbaru, PTPN IV Pekanbaru, dan Bimanusa Pekanbaru.

Penulis: YLW

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *