PELALAWAN, FAKTACEPAT.ID — Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian serius di wilayah Riau. Menanggapi situasi tersebut, Yayasan Hang Tuah Sakato menyuarakan keprihatinan sekaligus mendorong langkah cepat dari pihak berwenang untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Kepala Bidang Kelestarian Lingkungan Yayasan Hang Tuah Sakato, Zulmei Andri, meminta tindakan nyata dan respons tanggap dari pemerintah daerah serta instansi terkait.
”Bencana Karhutla ini memicu masalah kesehatan serius bagi masyarakat. Kami dari Yayasan Hang Tuah Sakato mendesak Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah untuk segera membagikan masker secara gratis dan merata kepada masyarakat,” ujar Andri pada Senin (24/8/2026).
Andri menekankan bahwa perhatian khusus harus diarahkan kepada daerah-daerah terpencil yang minim akses fasilitas medis.
”Prioritas utama pembagian masker harus difokuskan kepada warga yang domisilinya jauh dari klinik maupun puskesmas. Mereka adalah kelompok yang paling rentan karena keterbatasan akses layanan kesehatan saat krisis udara bersih terjadi,” tambahnya.
Mewakili Yayasan Hang Tuah Sakato, Andri juga menegaskan komitmen yayasan untuk terus mendorong terwujudnya Riau yang sepenuhnya bebas dari ancaman asap dan krisis ISPA. Menurutnya, penanganan Karhutla tidak boleh hanya berfokus pada penanggulangan di lapangan, melainkan juga perlindungan menyeluruh terhadap kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Riau secara berkelanjutan.
Penulis: YKZ
Editor: INR







