Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Edukasi

Abdullah Tegaskan Pentingnya Optimalisasi PAD dan Penanganan Peningkatan Kasus LGBT di Riau

badge-check

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35; Perbesar

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;

Pekanbaru, Faktacepat.id — Abdullah, Ketua Pansus Optimalisasi PAD DPRD Riau, menyampaikan sejumlah tanggapan terkait perkembangan Tim Optimalisasi PAD yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Riau, sekaligus mengemukakan keprihatinannya mengenai fenomena peningkatan kasus LGBT di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan rapat paripurna DPRD Riau pada Senin (09/03/2026), Abdullah dengan tegas mempertanyakan progres kerja tim Optimalisasi PAD. Ia menekankan pentingnya mengantisipasi agar permasalahan yang muncul pada tahun 2025 tidak terulang kembali di tahun 2026. Menurutnya, efektivitas tim ini sangat vital dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah demi kemajuan Provinsi Riau.

Selanjutnya, Abdullah menyoroti isu sosial yang semakin mengemuka, yaitu peningkatan jumlah kelompok LGBT di Riau. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi data terkait fenomena tersebut dan menduga bahwa masalah ini belum mendapat perhatian serius dari Pemprov Riau pada tahun 2025. Oleh karena itu, ia berharap di tahun 2026 pemerintah dapat memberikan perhatian lebih dalam menangani sekaligus mengantisipasi risiko yang berpotensi mengakibatkan peningkatan kasus HIV dan AIDS di daerah ini.

Abdullah menyatakan, “Saya mengharapkan agar langkah-langkah strategis segera diambil oleh Pemprov Riau guna menanggulangi dan mencegah masalah sosial ini berkembang lebih luas, demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.”

Dalam pernyataannya, Abdullah juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi pemerintahan untuk menjalankan program-program yang relevan dengan upaya peningkatan pendapatan daerah sekaligus pengendalian persoalan sosial. Ia mengingatkan bahwa sinergi yang kuat akan mempercepat pencapaian target-target pembangunan yang telah dicanangkan.

Secara keseluruhan, respons Abdullah mencerminkan komitmen serius Komisi III DPRD Riau untuk memastikan bahwa tim Optimalisasi PAD dapat berfungsi maksimal, sementara masalah sosial seperti LGBT tidak diabaikan dalam agenda pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa agenda ini wajib mendapat perhatian seimbang demi terciptanya kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Riau.

 

Penulis: THD

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DUGAAN ASET SITAAN BANK HIMBARA BERMASALAH, POLDA SUMBAR DIMINTA TURUN TANGAN DAN USUT TUNTAS

1 Nov 2026 - 18:01 WIB

DUGAAN ASET SITAAN BANK HIMBARA BERMASALAH, POLDA SUMBAR DIMINTA TURUN TANGAN DAN USUT TUNTAS

Pesantren Annizham Darussalam Kecam Penggeledahan Aparat di Pesantren Putri Sukoharjo

31 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pesantren Annizham Darussalam Kecam Penggeledahan Aparat di Pesantren Putri Sukoharjo

DPRD Riau Dorong Pelajar SMAN 16 Pekanbaru Jadi Duta Literasi Digital

31 Okt 2026 - 09:32 WIB

DPRD Riau Dorong Pelajar SMAN 16 Pekanbaru Jadi Duta Literasi Digital

Pertemuan Ketua KI Riau dengan Badan Publik Berperkara Disorot, Dugaan Pelanggaran Kode Etik Menguat

31 Okt 2026 - 03:53 WIB

Pertemuan Ketua KI Riau dengan Badan Publik Berperkara Disorot, Dugaan Pelanggaran Kode Etik Menguat

KKG Tunas Bangsa Rayon I Ukui Gelar Bulan Bahasa dan Sastra, Perkuat Kreativitas dan Kebersamaan Guru

30 Okt 2026 - 11:20 WIB

KKG Tunas Bangsa Rayon I Ukui Gelar Bulan Bahasa dan Sastra, Perkuat Kreativitas dan Kebersamaan Guru
Trending di Edukasi