FAKTACEPAT.ID, INHIL – Suasana haru dan bangga menyelimuti halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Taqwa, Parit Kalimantan, Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Lembaga pendidikan dasar bernuansa Islami ini sukses menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas VI tahun ajaran 2025/2026 pada Rabu (17/6/2026).
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran majelis guru, orang tua/wali murid, tokoh masyarakat setempat, serta seluruh siswa-siswi. Isak tangis haru sempat pecah saat sesi bersalaman dan penyampaian permohonan maaf dari para siswa kepada guru yang telah mendidik mereka selama enam tahun terakhir.
Pesan Kepala Sekolah: Jaga Salat dan Akhlak
Dalam sambutannya, Kepala MI Nurul Taqwa, Samsurizal, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelulusan anak didiknya. Ia memberikan pesan motivasi agar para lulusan tidak menghentikan langkah di tingkat sekolah dasar saja.
”Hari ini bukan akhir dari perjuangan kalian, melainkan pintu gerbang awal menuju masa depan yang lebih cerah. Bapak berpesan, di mana pun kalian melanjutkan sekolah nanti, tetap jaga salat lima waktu, hormati orang tua dan guru, serta bawalah nama baik MI Nurul Taqwa dengan prestasi dan akhlak yang mulia,” ujar Samsurizal di hadapan para wali murid dan siswa, Rabu (17/6/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya membentengi diri dengan agama di tengah perkembangan zaman. “Tantangan zaman ke depan semakin besar, kuasai ilmu pengetahuan namun jangan pernah lepaskan nilai-nilai agama yang sudah kita tanamkan di sini,” tambahnya.
Prosesi Kelulusan
Sebagai simbol pelepasan atribut siswa secara formal, acara dilanjutkan dengan:
Prosesi pengalihan kalung medali kelulusan kepada seluruh siswa kelas VI.
Sesi foto bersama per kelas sebagai dokumentasi kenang-kenangan.
Dengan berakhirnya prosesi ini, MI Nurul Taqwa kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda Islam di wilayah pesisir Indragiri Hilir, khususnya di Desa Pelanduk, yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kokoh secara spiritual. (FC/Red)
Penulis: Sarfendi
Editor: INR







