PANGKALAN KERINCI (faktacepat.id) – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Pelalawan menggelar acara Tablig Akbar yang berlangsung khidmat di Masjid Nur Hidayah, kawasan Pasar Baru, Pangkalan Kerinci.
Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai ini diisi oleh para ulama dan tokoh nasional, serta dihadiri oleh ratusan jamaah yang memadati ruang utama masjid. Jalannya acara dipandu dengan apik oleh Ustadz Azwar Zainal selaku pembawa acara (MC).
Sinergi dan Harapan di Tahun Baru Islam
Acara dibuka dengan kata sambutan dari Ketua Umum IKM Kabupaten Pelalawan sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Efrizon, SH., M.Kn. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.
”Alhamdulillah, kita sangat bersyukur kehadirat Allah SWT dan shalawat beriring salam kepada Baginda Rasulullah SAW. Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Buya Dr.(c).H. Abdul Aziz dari Sumatra Barat yang hadir dalam rangka safari dakwah, serta Bapak Prof. Dr. Willy selaku Ketua Yayasan Aman,” ujar Efrizon dalam sambutannya.
Beliau berharap lewat majelis ilmu ini, para jamaah bisa membawa pulang bekal spiritual yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari di tahun yang baru.
Penceramah I: Ustadz Abdul Aziz Kupas Kedahsyatan Shalawat
Sebagai penceramah pertama, Dr.(c).H. Abdul Aziz, S.P., M.M. (Ketua BKMT Sumbar / Korwil BKMT se-Sumatera) memberikan tausiyah mendalam mengenai Khasiat dan Kedahsyatan Shalawat.
Dalam penjabarannya, Ustadz Abdul Aziz menekankan bahwa shalawat bukan sekadar pemanis bibir, melainkan kunci pembuka pintu-pintu rahmat Allah. Beliau menjabarkan beberapa poin penting:
Penggugur Dosa dan Penenang Jiwa: Rutin membaca shalawat dapat membersihkan hati dari noda-noda maksiat dan memberikan ketenangan batin di tengah himpitan persoalan hidup.
Syafaat di Hari Akhir: Orang yang paling dekat dengan Rasulullah SAW di hari kiamat adalah mereka yang paling banyak bershalawat kepadanya.
Jalan Keluar dari Kesulitan: Shalawat bertindak sebagai wasilah (perantara) yang mempercepat terkabulnya doa, melapangkan kesempitan, dan mempermudah segala urusan dunia maupun akhirat.
Penceramah II: Prof. Willy Bedah Hikmah Niat dalam Menjemput Rezeki
Melanjutkan keberkahan majelis, penceramah kedua, Prof. Dr. Willy, menyampaikan materi inspiratif mengenai Hikmah dari Niat untuk Memudahkan Rezeki.
Prof. Willy menjabarkan bahwa rezeki bukan semata-mata hasil dari kerja keras fisik, melainkan sangat bergantung pada orientasi hati dan niat di awal usaha:
Niat sebagai Magnet Rezeki: Ketika seseorang memulai mencari nafkah dengan niat ibadah, memberi nafkah yang halal untuk keluarga, dan berniat untuk bersedekah, maka Allah akan menggerakkan semesta untuk memudahkan jalannya.
Meluruskan Orientasi (Lillah): Rezeki yang berkah adalah rezeki yang dicari karena Allah. Jika niatnya sudah benar, maka sedikit akan terasa cukup, dan banyak akan melahirkan sifat dermawan, bukan ketamakan.
Membuka Pintu yang Tertutup: Niat yang bersih dan tulus di dalam hati diyakini mampu meruntuhkan dinding-dinding penghambat jalannya rezeki, sehingga rezeki datang dari arah yang tidak disangka-sangka.
Berjalan Sukses dan Khidmat
Acara Tablig Akbar ini turut dihadiri oleh Ketua BKM Masjid Nur Hidayah, jajaran tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan kaum ibu dan bapak jemaah se-Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Melalui momentum 1 Muharram 1448 H ini, IKM Pelalawan berharap dapat terus mempererat tali silaturahmi, menjaga persatuan, serta meningkatkan kualitas keimanan masyarakat di Kabupaten Pelalawan. (faktacepat.id)
Editor: INR







