Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Hukum

Hakim MK Soroti Kuota Internet Hangus, Tekankan Prinsip Keadilan Tarif

badge-check

Hakim MK Soroti Kuota Internet Hangus, Tekankan Prinsip Keadilan Tarif Perbesar

JAKARTA, Faktacepat.id— Hakim Mahkamah Konstitusi M Guntur Hamzah mempertanyakan praktik hangusnya sisa kuota internet pelanggan setelah masa aktif berakhir. Ia menilai skema tersebut perlu ditinjau dari perspektif keadilan bagi konsumen.

Hal itu disampaikan Guntur dalam sidang pengujian undang-undang di Mahkamah Konstitusi terkait perkara Nomor 33/PUU-XXIV/2026 dan 273/PUU-XXIII/2025, Kamis (16/4/2026).

Dalam persidangan, Guntur menyoroti pentingnya kejelasan skema layanan yang diberikan operator telekomunikasi kepada masyarakat. Ia mempertanyakan apakah kebijakan hangusnya kuota yang telah dibayar pelanggan sudah memenuhi prinsip keadilan.

“Jika konsumen telah membayar sejumlah kuota, lalu tidak terpakai dan kemudian hangus, bagaimana aspek keadilannya?” ujar Guntur di hadapan para pihak.

Ia menegaskan bahwa penetapan tarif layanan, termasuk paket data internet, harus mengedepankan sejumlah prinsip dasar. Prinsip tersebut meliputi transparansi, akuntabilitas, responsivitas, independensi, serta keadilan.

Menurut dia, transparansi diperlukan agar konsumen memahami secara utuh hak dan kewajiban dalam penggunaan layanan. Sementara itu, akuntabilitas menuntut penyedia jasa bertanggung jawab atas kebijakan yang diterapkan.

Guntur juga menekankan pentingnya responsivitas operator terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama di era digital saat ini. Selain itu, independensi dalam penetapan kebijakan dinilai krusial agar tidak merugikan pihak tertentu.

“Pada akhirnya, semua itu bermuara pada satu hal, yakni keadilan bagi masyarakat sebagai pengguna layanan,” kata dia.
Sidang ini merupakan bagian dari uji materi yang diajukan untuk mengkaji ketentuan terkait layanan telekomunikasi, khususnya yang berkaitan dengan hak konsumen atas penggunaan kuota internet.

Mahkamah akan mendalami berbagai aspek dalam perkara ini sebelum mengambil keputusan, termasuk mendengar keterangan dari pemerintah, pelaku industri, serta pihak terkait lainnya.

Sumber : Youtube/Mahkamah Konstitusi.

 

Penulis : YMS

 

Editor :INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

KKG Tunas Bangsa Rayon I Ukui Gelar Bulan Bahasa dan Sastra, Perkuat Kreativitas dan Kebersamaan Guru

30 Okt 2026 - 11:20 WIB

KKG Tunas Bangsa Rayon I Ukui Gelar Bulan Bahasa dan Sastra, Perkuat Kreativitas dan Kebersamaan Guru

Ninik Mamak Desa Ngaso Rohul Adukan PTPN IV ke Komisi II DPRD Riau Terkait Kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun 20%

30 Okt 2026 - 10:59 WIB

Ninik Mamak Desa Ngaso Rohul Adukan PTPN IV ke Komisi II DPRD Riau Terkait Kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun 20%

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

28 Okt 2026 - 17:55 WIB

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

28 Okt 2026 - 17:49 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik

28 Okt 2026 - 17:44 WIB

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik
Trending di News