Pelalawan, Faktacepat.id – Dalam rangka memperingati Milad Kabupaten Pelalawan yang ke-26, Institut Keislaman Tuah Negeri (IKTN) menghadirkan program istimewa berupa beasiswa kuliah hingga lulus bagi masyarakat Pelalawan yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Program ini menjadi perwujudan nyata kontribusi IKTN dalam mendukung visi pendidikan di daerah, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda Pelalawan untuk meraih masa depan yang lebih gemilang di tengah dinamika perkembangan dunia komunikasi dan media digital.
Rektor IKTN, Dr. Afiq Budiawan, M.Hi, menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pelalawan. “Pemberian beasiswa ini adalah bentuk nyata sinergi dan kontribusi IKTN dalam mewujudkan satu sarjana satu keluarga di Kabupaten Pelalawan. Kami ingin pendidikan tinggi dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki semangat belajar tinggi namun terkendala oleh masalah biaya,” ungkap beliau dalam keterangan resminya.
Melalui program beasiswa ini, mahasiswa memperoleh keringanan biaya pendidikan, seperti bebas uang pendaftaran, sistem akademik, pembangunan, serta pengurangan uang SPP yang cukup dibayar sebesar Rp 170.000 per bulan hingga lulus. Skema ini menempatkan IKTN sebagai salah satu kampus dengan biaya paling terjangkau di Kabupaten Pelalawan, sekaligus tetap menjaga kualitas akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa secara maksimal.
Profil Lulusan KPI: Peluang Luas di Dunia Kerja Kreatif
Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam IKTN dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan era komunikasi digital dan penyiaran modern. Ketua Prodi KPI, Bapak Ujang Asmara, M.I.Kom, dalam sambutannya menegaskan bahwa lulusan KPI memiliki profil dan prospek kerja yang sangat luas, terutama bagi para pemuda saat ini. “Lulusan KPI dapat berkarier sebagai film maker, jurnalis/wartawan, fotografer, videografer, juru dakwah (da’i), penyiar TV/radio, content creator, desainer grafis, praktisi digital marketing, humas (public relation), hingga master of ceremony (MC) atau protokoler. Dunia kerja kini memerlukan tenaga muda yang kreatif, komunikatif, serta memiliki keseimbangan kemampuan teknis dan spiritual.”
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa perkembangan industri kreatif dan media digital membuka peluang sangat luas bagi mahasiswa KPI. Konten digital, jurnalistik modern, media sosial, hingga dakwah berbasis teknologi menjadi ruang aktualisasi yang tak terbatas. “Kami menyiapkan mahasiswa agar siap pakai di dunia kerja, tidak hanya menguasai teori komunikasi, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan,” tuturnya.
Momentum Milad Pelalawan: Beasiswa Pendidikan Diberikan
Beasiswa khusus ini diberikan bertepatan dengan peringatan Milad Kabupaten Pelalawan ke-26, yang menjadi momentum refleksi dalam pembangunan daerah. Pendidikan selalu menjadi salah satu pilar utama pengembangan sumber daya manusia. Dengan hadirnya program ini, IKTN ingin memastikan bahwa pendidikan tinggi tidak eksklusif bagi kalangan tertentu, melainkan dapat diakses secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat Pelalawan, khususnya generasi muda yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, menyambut baik hadirnya program beasiswa ini. Banyak yang melihat peluang ini sebagai jalan nyata untuk meraih gelar sarjana tanpa terbebani oleh biaya kuliah yang tinggi.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, program beasiswa Milad Kabupaten Pelalawan ke-26 ini dibuka hingga 30 Oktober 2025. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Kampus IKTN atau melalui jalur online yang telah disiapkan. Dengan batas waktu yang relatif singkat, masyarakat Pelalawan diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan emas ini.
Program beasiswa Milad Pelalawan ini diharapkan menjadi pintu lahirnya generasi baru Pelalawan yang siap bersaing di dunia kerja modern, khususnya di bidang komunikasi, media, dan penyiaran. Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan karakter islami, lulusan KPI IKTN diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.
Editor : INR







