Polres Kuansing Ingatkan Warga, Larangan Penyalahgunaan BBM Subsidi Disosialisasikan Lewat Spanduk

TELUKKUANTAN, Faktacepat.id – Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi terus memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah SPBU wilayah Kuansing.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari patroli rutin, pengaturan arus kendaraan di sekitar SPBU, hingga pemasangan spanduk berisi larangan penyalahgunaan BBM subsidi. Upaya ini digencarkan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi penyelewengan di lapangan.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, menegaskan bahwa seluruh jajaran Polsek telah diperintahkan turun langsung untuk memantau proses penyaluran BBM agar berjalan tertib dan tepat sasaran.

Di SPBU Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, kegiatan pengawasan dipimpin Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho bersama personel gabungan. Petugas mengatur antrean kendaraan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap tertib dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

Selain itu, pengelola SPBU juga diingatkan untuk tidak melayani pengisian BBM bersubsidi menggunakan jeriken, tangki modifikasi, maupun “baby tank”. Petugas menekankan pentingnya penerapan prosedur operasional standar (SOP), termasuk penggunaan barcode, kesesuaian data STNK, serta kecocokan kendaraan saat pengisian.

Upaya pencegahan juga diperkuat melalui pemasangan spanduk imbauan di sejumlah titik. Polsek Kuantan Mudik memasang spanduk larangan di SPBU Desa Koto Gunung, Kecamatan Gunung Toar, sementara kegiatan serupa dilakukan Unit Reskrim Polsek Singingi Hilir di SPBU Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir.

Kapolres menegaskan, pengawasan ini merupakan komitmen Polri untuk memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak. Ia juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan dan tidak terlibat dalam praktik penyalahgunaan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap setiap pelanggaran. Masyarakat diharapkan ikut mendukung dengan menaati ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu menciptakan rasa aman serta menjaga situasi tetap kondusif, termasuk dalam kelancaran aktivitas di sekitar SPBU.

Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan BBM bersubsidi di SPBU Sungai Jering masih dalam kondisi aman, dengan stok Pertalite sekitar 24 ton dan Bio Solar mencapai 16 ton.

Penulis : ARD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *