Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Menaker Dorong Jaminan Sosial Diperluas hingga Menyasar Pekerja Informal

badge-check

Menaker Dorong Jaminan Sosial Diperluas hingga Menyasar Pekerja Informal Perbesar

JAKARTA, Faktacepat.id — Pemerintah terus mendorong perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan menyasar pekerja di sektor informal, seperti pekerja rumah tangga, pengemudi ojek daring, kurir, hingga pekerja di bidang perikanan dan perkebunan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa perlindungan sosial merupakan hak seluruh pekerja tanpa pengecualian. Prinsip tersebut, kata dia, menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikannya dalam seminar bertajuk Strengthening Indonesia’s Social Security: The Politics of Protection and The Role of Social Dialogue in Building the Welfare State di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurut Yassierli, tantangan utama saat ini adalah memperluas akses jaminan sosial bagi pekerja informal yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem yang lebih banyak dimanfaatkan sektor formal.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Ketenagakerjaan mendorong penguatan regulasi, khususnya bagi pekerja di sektor ekonomi digital dan kelompok rentan lainnya. Upaya ini bertujuan memastikan mereka mendapatkan perlindungan jaminan sosial sebagai bagian dari tanggung jawab pemberi kerja.

Selain itu, pekerja rumah tangga juga didorong untuk masuk dalam sistem jaminan sosial nasional melalui penguatan payung hukum, sehingga statusnya diakui sebagai pekerja dengan hak perlindungan yang jelas.

Yassierli menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyelenggara program, tetapi juga dalam memperluas kepesertaan dan manfaat bagi pekerja.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat integrasi data sebagai landasan perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Data yang terintegrasi dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai risiko kerja, termasuk kecelakaan dan penyakit akibat pekerjaan, sekaligus menjaga keberlanjutan program jaminan sosial.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Syaiful Hidayat, menegaskan bahwa perlindungan bagi seluruh pekerja, baik formal maupun informal, menjadi prioritas utama.

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun kesadaran bahwa jaminan sosial bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan penting bagi keberlangsungan dan kesejahteraan pekerja.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

28 Okt 2026 - 17:55 WIB

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

28 Okt 2026 - 17:49 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik

28 Okt 2026 - 17:44 WIB

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik

PDC Raih 48,2 Juta Jam Kerja Aman, Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Program ‘Salam Lima Jari’

28 Okt 2026 - 17:39 WIB

PDC Raih 48,2 Juta Jam Kerja Aman, Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Program ‘Salam Lima Jari’

Perkuat Sinergi di Momentum HLN ke-81, PLN UID Riau dan Kepri Silaturahmi ke Pemprov Riau

28 Okt 2026 - 17:34 WIB

Perkuat Sinergi di Momentum HLN ke-81, PLN UID Riau dan Kepri Silaturahmi ke Pemprov Riau
Trending di News