FAKTACEPAT.ID, PEKANBARU — Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau (Unri) Kelurahan Pulau Karomah menggelar program sosialisasi Anti Bullying dan Kekerasan Seksual di SD Negeri 14 Kota Pekanbaru, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Materi edukasi dikemas secara interaktif melalui presentasi visual, video edukatif, ice breaking, hingga sesi diskusi. Para siswa dibekali pemahaman mengenai jenis-jenis perundungan (fisik, verbal, sosial, dan siber) beserta dampaknya, serta edukasi batas sentuhan pribadi untuk mencegah kekerasan seksual sejak dini.
Kepala SD Negeri 14 Kota Pekanbaru mengapresiasi inisiatif para mahasiswa Unri tersebut. Menurutnya, pemahaman ini sangat mendasar agar siswa memiliki keberanian untuk saling menghargai dan melapor jika mengalami perlakuan tidak menyenangkan.
Rangkaian kegiatan ini juga menghadirkan inovasi berupa “Ruang Cerita” yang membawa dampak positif bagi para murid:
Wadah Aspirasi Siswa: Memberikan ruang aman bagi siswa kelas VI untuk berbagi pengalaman serta menyampaikan keluhan secara terbuka tanpa rasa takut.
Bahan Evaluasi Sekolah: Informasi dan masukan dari siswa menjadi pijakan bagi pihak sekolah untuk meningkatkan pemantauan di lingkungan belajar.
Edukasi Keberanian: Melatih anak untuk berani menolak perundungan dan segera melapor kepada guru, orang tua, atau pihak terpercaya.
Perwakilan Tim Kukerta FISIP Unri berharap program ini tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi mampu membentuk karakter anak yang saling menghargai dan berani menjaga ruang pribadinya.
Melalui aksi nyata ini, mahasiswa Unri berkomitmen terus berkontribusi dalam mewujudkan jargon sekolah aman: “Sekolah Aman, Teman Nyaman, Bersama Tolak Bullying dan Kekerasan Seksual.”(rls)
Penulis: Muhammad Fhadlin
Editor: INR







