Konflik Lahan Memanas, Warga Pangkalan Gondai Kepung PT PSJ Tuntut Tanah Warisan Dikembalikan

Pelalawan, Faktacepat.id – Puluhan warga Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, menggelar aksi unjuk rasa di area lahan inti perkebunan kelapa sawit milik PT Peputra Surya Jaya (PSJ) pada Senin (11/5/2026). Aksi ini dipicu oleh dugaan penguasaan lahan milik masyarakat yang dilakukan perusahaan tanpa adanya kejelasan status dan penyelesaian hak.

​Massa yang memadati lokasi membawa tuntutan tegas agar tanah yang diklaim sebagai milik turun-temurun segera dikembalikan. Isak tangis dari sejumlah ahli waris pun pecah di tengah lapangan saat mereka menyuarakan jeritan hati atas hilangnya tanah peninggalan orang tua mereka.

​Alas Hak Tahun 1998 Jadi Dasar Tuntutan

​Salah seorang warga sekaligus ahli waris, Gefri Irawan alias Igip, mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki bukti kuat berupa Surat Keterangan Desa tahun 1998 yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa Pangkalan Gondai. Namun, lahan tersebut kini berada dalam penguasaan PT PSJ tanpa pernah ada proses ganti rugi maupun tukar guling.

​”Lahan itu satu-satunya peninggalan orang tua kami. Sampai sekarang belum ada penyelesaian ataupun kejelasan statusnya. Bahkan, meski tidak lagi dirawat maksimal oleh perusahaan, hasilnya masih dipanen oleh pekerja mereka,” ungkap Gefri dengan nada kecewa.

​Poin-Poin Tuntutan Warga:

​Pengembalian Hak: Masyarakat menuntut PT PSJ mengosongkan dan menyerahkan kembali lahan yang diklaim sebagai tanah ulayat/warisan.

​Intervensi Pemerintah: Warga mendesak Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk segera turun tangan memediasi konflik agraria ini agar tidak berlarut-larut.

​Audit Legalitas: Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan penguasaan lahan di luar Hak Guna Usaha (HGU) oleh pihak perusahaan.

​Menanti Respons Perusahaan

​Konflik ini menambah daftar panjang sengketa lahan antara korporasi sawit dan masyarakat lokal di Riau. Masyarakat berharap ada solusi yang adil dan transparan agar tensi di lapangan tidak semakin memanas dan berujung pada tindakan anarkis.

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Peputra Surya Jaya (PSJ) belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi terkait aksi unjuk rasa dan tudingan penguasaan lahan yang dilayangkan oleh warga Desa Pangkalan Gondai.

 

Penulis: YKZ

Editor: INR

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *