Pelalawan, Faktacepat.id – Gelombang semangat perlawanan terhadap narkotika menyapu Aula Kantor Camat Pangkalan Kerinci pada Minggu (10/5/2026). Anggota DPRD Provinsi Riau, H. Abdullah, M.Pd, secara lantang mengajak generasi muda di Kabupaten Pelalawan untuk memutus rantai peredaran barang haram tersebut dalam sebuah seminar bertajuk “Cegah Tangkal Penyalahgunaan Narkoba”.
Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi apik antara H. Abdullah dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pelalawan dan Polres Pelalawan. Dalam sambutannya, H. Abdullah menyampaikan apresiasi mendalam kepada Remaja Masjid (JPRMI) selaku penyelenggara yang telah menginisiasi gerakan penyelamatan generasi bangsa ini.
Kolaborasi Lintas Sektor
Sebagai narasumber utama, H. Abdullah tidak sendirian. Ia didampingi oleh pakar dari BNN dan jajaran Satres Narkoba Polres Pelalawan yang memaparkan data serta dampak mengerikan narkoba dari sisi medis maupun hukum.
”Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada JPRMI, BNN, dan Polres Pelalawan. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan untuk membentengi Riau, khususnya Pelalawan, dari ancaman narkoba yang kian mengkhawatirkan,” ujar Abdullah di hadapan ratusan peserta.
Antusiasme Tinggi: Ilmu Dapat, Hadiah Sikat!
Suasana aula yang dipadati pelajar, mahasiswa, hingga santri dari berbagai pondok pesantren tampak begitu hidup. Sejak dimulai pukul 08:00 hingga 12:30 WIB, peserta tidak beranjak dari tempat duduk mereka.
Ketegangan materi berubah menjadi keseruan saat H. Abdullah melempar sesi kuis interaktif. Anggota Dewan yang dikenal dekat dengan masyarakat ini memberikan berbagai hadiah menarik bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan seputar wawasan kebangsaan dan bahaya narkoba. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh pecah saat satu per satu pemenang naik ke panggung menerima apresiasi langsung darinya.
Harapan untuk Sang Penerus Bangsa
Menutup sesi seminar, H. Abdullah menitipkan pesan emosional bagi para pemuda. Ia menekankan bahwa tahun-tahun mendatang adalah masa transisi penting menuju Indonesia Emas, di mana pundak para pelajar dan santri inilah yang akan memikul tanggung jawab kepemimpinan.
”Kalian adalah pemegang tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Jangan biarkan mimpi besar kalian kandas hanya karena rasa penasaran sesaat pada narkoba. Pemuda yang hebat adalah pemuda yang berani berkata ‘TIDAK’ pada narkotika dan berani berinovasi untuk kemajuan daerahnya. Jaga diri, jaga kawan, dan jaga masa depan Indonesia,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan serupa di tingkat desa dan kecamatan, guna memastikan Kabupaten Pelalawan benar-benar bersih dari peredaran gelap narkoba.
Penulis: YKZ
Editor: INR







