FAKTACEPAT.ID, PEKANBARU — Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) FISIP Berdampak untuk Negeri Kelompok 42 Kelurahan Pulau Karomah menggelar Gerakan Anti Narkoba (GERABA) di SMPN 16 Pekanbaru, Jumat (17/7/2026). Program edukasi ini dirancang untuk membentengi generasi muda dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Guna menghadirkan pendekatan yang relevan dengan gaya komunikasi remaja, mahasiswa Unri menggandeng Duta Genre Indonesia 2025 perwakilan Riau. Kolaborasi ini dikemas lewat sosialisasi interaktif, penyuluhan dampak medis-sosial, hingga ruang diskusi terbuka.
Melalui program GERABA, para pelajar diajak untuk aktif membangun benteng diri dan prinsip hidup sehat melalui beberapa poin utama:
Edukasi Bahaya Narkoba: Pemahaman mendalam mengenai dampak buruk penyalahgunaan zat adiktif terhadap kesehatan fisik, mental, masa depan pendidikan, serta kehidupan sosial.
Keberanian Menolak (Say No to Drugs): Melatih ketegasan siswa untuk berani menolak bujukan pergaulan negatif dan memilih lingkungan pertemanan yang produktif.
Perencanaan Masa Depan: Pembekalan motivasi dari Duta Genre Riau agar pelajar fokus mengejar prestasi, berkarya, serta memiliki perencanaan hidup yang terarah.
Kepala SMPN 16 Pekanbaru mengapresiasi tinggi inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan narkoba sangat krusial bagi siswa usia remaja agar terhindar dari pengaruh lingkungan negatif.
Penanggung Jawab (PJ) Program GERABA, Muhammad Fhadlin, menegaskan bahwa sosialisasi ini diharapkan menjadi pemantik pembentukan budaya anti-narkoba yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Gerakan ini diakhiri dengan seruan bersama untuk menjaga masa depan generasi muda Riau melalui semangat: “GERABA — Berani Tolak Narkoba, Berani Jaga Masa Depan!”(rls)
Penulis: Muhammad Fhadlin
Editor: INR







