JAKARTA, FAKTACEPAT.ID – PT Patra Drilling Contractor (PDC) berpartisipasi aktif dalam memacu kompetensi serta kesiapan kerja generasi muda melalui Program Pemagangan APBD Provinsi DKI Jakarta. Bekerja sama dengan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudinakertransgi) Jakarta Timur, PDC membuka ruang bagi tiga lulusan SMA/SMK sederajat untuk menyerap pengalaman kerja profesional selama enam bulan, terhitung sejak Mei hingga Oktober 2026.
Dalam program ini, ketiga peserta ditempatkan di unit kerja Information Technology (IT), Supply Chain Management (SCM), dan Corporate Secretary. Penugasan yang diberikan meliputi bidang administrasi perkantoran, dukungan operasional IT, hingga pengembangan desain komunikasi visual.

Program besutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini hadir sebagai wadah sinergi strategis antara pemerintah daerah dan sektor usaha guna mengasah daya saing para lulusan sekolah menengah. Dinas Tenaga Kerja bertindak sebagai penyelenggara dan fasilitator, sementara PDC memegang peranan penuh dalam proses seleksi, penyusunan kurikulum pelatihan, serta pendampingan peserta di lapangan.
Human Capital Manager PDC, Muhammad Ichsan, menegaskan bahwa partisipasi PDC merupakan wujud kepedulian nyata perusahaan dalam mencetak talenta muda unggul yang siap terjun ke dunia industri.
“Bagi kami, program pemagangan bukan sekadar memberikan kesempatan untuk merasakan suasana bekerja di perusahaan. Kami ingin para peserta memperoleh keterampilan, memahami budaya kerja profesional, dan membangun kepercayaan diri sebagai bekal ketika mereka memasuki dunia kerja yang sesungguhnya,” tegas Ichsan.
Kurikulum Berbasis SKKNI dan Mentoring Intensif
Selama proses pemagangan, peserta dibekali materi pembelajaran yang dirancang oleh tim Human Capital PDC berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) serta disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing fungsi.
Guna memastikan efektivitas pembelajaran, setiap peserta didampingi mentor yang memberikan arahan, tugas harian, hingga evaluasi perkembangan berkala. Selain penajaman hard skill, peserta digembleng dalam aspek soft skill seperti komunikasi efektif, kolaborasi lintas fungsi, pemecahan masalah (problem solving), hingga internalisasi budaya kerja dan standar keselamatan kerja (HSSE) di sektor energi.
Pada tahap awal, peserta mengikuti sesi pembekalan komprehensif yang melibatkan fungsi Human Capital, HSSE, dan Corporate Secretary. Evaluasi kinerja dilakukan setiap bulan melalui pemantauan aktivitas harian pada logbook yang terintegrasi dan dapat diakses langsung oleh pihak Disnaker.
Usai merampungkan program pada akhir Oktober 2026, para peserta diwajibkan mempresentasikan hasil pembelajaran dan capaian kerja mereka sebagai evaluasi akhir. Peserta yang dinyatakan lulus berhak menerima sertifikat kelulusan resmi dari PDC.
Dukungan APBD dan Rencana Perluasan 2027
Selama program berlangsung, seluruh peserta menerima uang saku yang bersumber dari anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Melihat dampak positif dari program perdana ini, PDC bersiap melanjutkannya pada tahun 2027 dengan target kuota penyerapan yang lebih besar, yakni 5 hingga 7 peserta magang. Tim Human Capital PDC akan mengevaluasi kebutuhan lintas unit kerja guna membuka bidang pembelajaran baru yang relevan dengan dinamika industri.
Melalui kemitraan berkelanjutan bersama pemerintah daerah, PDC terus berkomitmen menjadi jembatan bagi generasi muda dalam mengasah keterampilan, memahami standar kerja industri, serta membangun fondasi karir yang kuat di masa depan.
Penulis : THD
Editor : INR



















