FAKTACEPAT.ID, ROKAN HILIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir terus menguatkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kemudahan akses permodalan, pendampingan usaha, serta sinergi yang solid antara pemerintah dan lembaga pembiayaan menjadi fondasi utama dalam membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, saat menghadiri agenda kegiatan Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Pekanbaru di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, Rabu (07/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Wabup Jhony Charles mengapresiasi kontribusi nyata PNM yang konsisten menyediakan akses pembiayaan sekaligus program pendampingan bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro yang memerlukan dorongan modal untuk mengembangkan unit usahanya.
Menurutnya, keberadaan lembaga pembiayaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat memiliki nilai strategis dalam memperkokoh struktur perekonomian daerah. Langkah ini tidak sekadar membantu permodalan, tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas usaha serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga secara mandiri.
“Alhamdulillah, hari ini saya menghadiri kegiatan PNM Cabang Pekanbaru. PNM memiliki peran penting dalam mendukung masyarakat melalui akses permodalan dan pemberdayaan, khususnya bagi para pelaku UMKM,” ujar Jhony Charles.
Catatkan 47.986 Nasabah Aktif
Tingginya potensi dan antusiasme ekonomi masyarakat Rokan Hilir tecermin dari jumlah nasabah aktif PNM di wilayah ini yang telah menembus angka 47.986 nasabah. Capaian angka tersebut memperlihatkan betapa luasnya jangkauan pembiayaan mikro sekaligus menjadi bukti geliat pengembangan usaha warga di berbagai sektor.
Jhony Charles menekankan bahwa potensi besar ini harus terus dikawal melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Pemkab Rohil, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan elemen masyarakat harus bergerak selaras agar dukungan UMKM tidak berhenti pada kucuran modal semata, melainkan berlanjut pada peningkatan produktivitas, perluasan jangkauan pasar, hingga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.
“Potensi ini harus terus kita dukung dan kembangkan bersama melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan elemen masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PNM atas kontribusi dan komitmen nyata mereka dalam mendukung pelaku usaha di Rokan Hilir,” tambahnya.
Pemkab Rokan Hilir berharap program pembiayaan dan pemberdayaan berbasis kerakyatan ini dapat terus diperluas hingga ke pelosok kepenghuluan. Penguatan sektor UMKM diyakini tidak hanya mampu mendongkrak pendapatan keluarga, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal dan membangun ketahanan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan.
Penulis: MWT
Editor: INR























