INDRAMAYU, faktacepat.id – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mendorong penguatan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) untuk menjadi National Drilling Champion Indonesia. Langkah ini dinilai strategis dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional serta menjaga kedaulatan energi di tengah agenda transformasi Pertamina Subholding Upstream.
Hal tersebut mengemuka dalam Sarasehan Energi HUT ke-16 Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) yang digelar di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) PDSI, Mundu, Indramayu, Jawa Barat.
Presiden FSPPB, Arie Gumilar, menegaskan bahwa FSPPB mendukung penuh proses streamlining dan transformasi di tubuh Pertamina, selama dilakukan berdasarkan rasionalitas bisnis dan bertujuan memperkuat daya saing perusahaan.
” Efisiensi bukan berarti menghilangkan kapabilitas. Ukurannya adalah apakah transformasi membuat Pertamina lebih kuat, efisien, produktif, dan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi negara,” ujar Arie.
Aset Strategis dan Intellectual Capital
FSPPB menilai sektor pengeboran sebagai strategic capability utama dalam bisnis hulu migas. Selain armada fisik berupa 58 unit rig, aset terpenting yang dimiliki PDSI adalah intellectual capital—meliputi penguasaan teknologi, budaya HSSE, hingga pengalaman operasional yang dibangun selama puluhan tahun.
Pengembangan kompetensi ini juga didukung keberadaan IDTC sebagai pusat pelatihan dan sertifikasi insan pengeboran nasional.
Menuju Standardisasi Pengeboran Kelas Dunia
Konsep National Drilling Champion yang diusung FSPPB menekankan pada penyediaan solusi pengeboran yang aman, efisien, dan berbasis teknologi tinggi (one stop drilling solution). Dalam jangka panjang, kapabilitas PDSI diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan hulu migas domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.
FSPPB mengingatkan agar proses transformasi Subholding Upstream tidak menyebabkan hilangnya kompetensi maupun penurunan kapabilitas operasional.
”PDSI jangan hanya menjadi drilling company Pertamina. Kita harus membangun PDSI menjadi National Drilling Champion Indonesia yang berdiri sejajar dengan perusahaan drilling kelas dunia,” tutup Arie.
Penulis: THD
Editor: INR







