Pekanbaru, Faktacepat.id — Menyambut hari jadi Kota Bertuah, Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM secara resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru. Agenda strategis ini disejalankan dengan pelepasan operasional uji coba dua unit bus listrik mutakhir yang dipusatkan di Atrium Mall SKA Pekanbaru, Kamis (4/6/2026).
Momentum peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian perayaan hari jadi ibu kota Provinsi Riau yang akan berlangsung semarak selama sebulan penuh. Pada pertambahan usia tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengusung tema besar “Berkolaborasi Menjadi Aksi” yang dilekatkan dalam tagline “Pekanbaru Kolaboraksi”.
Wako Agung Nugroho menjelaskan bahwa frasa “Kolaboraksi” mengandung esensi filosofis yang mendalam mengenai semangat kebersamaan. Pemko Pekanbaru merangkul seluruh elemen mulai dari masyarakat, jajaran TNI, Polri, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan vertikal untuk bersatu padu membangun daerah.
“Kenapa kita sebut Kolaboraksi? Karena kita menghendaki sebuah sinergi yang tidak hanya berjalan di tataran internal pemerintah semata. Kami mengetuk kepedulian seluruh warga, aparat keamanan, dan sektor swasta untuk bersama-sama mendongkrak kesejahteraan kota. Esensinya, tidak sekadar berkolaborasi, tetapi harus nyata dalam bentuk aksi,” tegas Agung.
Visualisasi logo HUT ke-242 kali ini didominasi oleh perpaduan warna biru dan hijau yang segar. Desain angka dua yang diapit angka empat dirancang menyerupai figur manusia yang tengah berlari, merepresentasikan semangat Pemko Pekanbaru untuk terus bergerak dinamis dan produktif. Sementara pada pucuk angka empat, disematkan ornamen tanjak Melayu sebagai lambang identitas kultural yang senantiasa dijunjung tinggi dalam visi pembangunan kota.
Gulirkan Rangkaian Program Sosial Tanpa APBD dan Pemutihan Denda Pajak
Menyemarakkan hari jadi tahun ini, Pemko Pekanbaru telah merancang 48 rangkaian kegiatan yang diklaim berorientasi penuh pada kemaslahatan warga, bukan sekadar seremonial belaka. Salah satu program kemanusiaan unggulan yang siap diluncurkan adalah peremajaan instalasi listrik gratis bagi 2.000 unit rumah keluarga prasejahtera. Program ini digagas bersama PT PLN guna menekan kerawanan musibah kebakaran akibat korsleting arus pendek pada kabel yang sudah usang.
“Tingkat kebakaran di pemukiman Pekanbaru tergolong dinamis, dan pemicu utamanya kerap berasal dari instalasi listrik tua yang tidak pernah diremajakan karena kendala biaya. Oleh sebab itu, pemko bersama PLN hadir memberikan solusi nyata lewat instalasi gratis ini,” urai Wali Kota.
Kabar gembira lainnya, Pemko Pekanbaru resmi memberlakukan kebijakan penghapusan denda seluruh jenis pajak daerah yang berlaku hingga 31 Agustus 2026. Stimulus fiskal ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi sekaligus menstimulus kesadaran wajib pajak di Kota Pekanbaru.
Tak kalah menarik, perayaan HUT ke-242 turut diisi dengan aksi pemecahan Rekor MURI lewat dua agenda besar. Pertama, pelaksanaan khitanan massal gratis bagi 2.000 anak sekolah yang ditargetkan tuntas dalam waktu satu hari. Kedua, festival kuliner pembentangan kue talam durian sepanjang satu kilometer yang memanjang dari kawasan Tugu Selais hingga Tugu RRI. Hidangan ini nantinya akan dibagikan gratis kepada warga saat ajang Car Free Day.
“Kami tegaskan, pembuatan kue talam durian satu kilometer ini sama sekali tidak menggunakan serupiah pun dana APBD. Ini murni sumbangsih dan sedekah dari para pelaku UMKM kuliner lokal, sekaligus menjadi media promosi efektif bagi produk khas Pekanbaru ke kancah nasional,” jelas Agung optimistis.
Selain sektor kuliner, nuansa spiritual juga dihadirkan lewat gerakan ‘Pekanbaru Mengaji’. Agenda ini akan mengumpulkan sekitar 8.000 hingga 9.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim untuk melantunkan Surah Al-Mulk secara serentak, yang juga diproyeksikan mencetak rekor dunia baru di MURI.
Modernisasi Transportasi Publik Lewat Uji Coba Bus Listrik Pintar
Pada sela-sela acara peluncuran logo, Wako Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar dan Ketua TP PKK Pekanbaru Hj Sulastri Agung, meresmikan peluncuran uji coba dua unit armada bus listrik ramah lingkungan. Usai prosesi seremoni, rombongan Forkopimda langsung menjajal keandalan bus tersebut dengan rute perjalanan sejauh 6 kilometer dari Mall SKA menuju Mall Pekanbaru.
Langkah digitalisasi angkutan umum ini menjadi bukti keseriusan Pemko Pekanbaru dalam merealisasikan konsep kota hijau (Green City) melalui adopsi moda transportasi zero emisi.
“Armada ini murni bertenaga listrik tanpa setetes pun BBM. Fase uji coba ini penting untuk mengukur konsistensi pelayanan, terutama aspek ketepatan waktu (headway) kedatangan dan keberangkatan di setiap halte, agar calon penumpang mendapatkan kepastian dan tidak terkatung-katung menunggu bus,” kata Agung setelah merasakan langsung kenyamanan bus ber-AC dingin dan bersuspensi empuk tersebut.
Aspek proteksi penumpang menjadi keunggulan utama bus listrik ini karena telah terintegrasi dengan teknologi keamanan tingkat tinggi. Setiap unit dibekali dengan 18 titik kamera CCTV, mencakup satu kamera panorama 360 derajat serta 17 kamera pemantau internal dan eksternal yang terkoneksi secara daring (online) ke pusat kendali pemko dan kepolisian. Sistem pintar ini mampu mendeteksi tingkat kelelahan sopir hingga meminimalkan potensi tindakan kriminal copet di dalam bus.
Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar turut memuji efisiensi daya yang ditawarkan armada masa depan ini. Berdasarkan kalkulasi teknis, bus listrik ini hanya memerlukan durasi pengisian daya (charging) selama 1,5 jam untuk dapat beroperasi penuh secara berkelanjutan mulai pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB.
“Faktor keamanan, kenyamanan, serta efisiensi energinya sangat luar biasa. Insyaallah jika seluruh indikator uji coba ini terpenuhi dengan baik, moda transportasi masal ramah lingkungan ini akan segera kita operasikan secara penuh untuk melayani mobilitas seluruh warga Kota Pekanbaru,” pungkas Markarius Anwar.
Penulis: YLW
Editor: INR







