Gebrakan Tanpa APBD, Wako Agung Nugroho Hadirkan 1.000 Titik WiFi Gratis di Pekanbaru

PEKANBARU, Faktacepat.id – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi meluncurkan program penyediaan 1.000 titik WiFi gratis yang akan disebar di berbagai ruang publik Kota Bertuah. Menariknya, program strategis yang diinisiasi oleh Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, ini sama sekali tidak menyedot dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan murni hasil kolaborasi dengan sektor swasta.

Langkah awal realisasi program ini ditandai lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemko Pekanbaru dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Riau di Kompleks Perkantoran Pemko Tenayan Raya, Rabu (4/3). Prosesi penandatanganan dilakukan langsung oleh Wako Agung Nugroho bersama Ketua BPW APJII Riau, Trio Gunawan.

Sasar Lokasi Krusial, Satu Titik Mampu Tampung 500 Pengguna

Melalui skema kerja sama ini, akses internet gratis akan difokuskan pada kawasan strategis yang bersentuhan langsung dengan mobilitas harian warga. Titik pemasangan diprioritaskan di seluruh halte Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), tempat ibadah, Posyandu, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Wako Agung Nugroho mengungkapkan, perluasan akses digital ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendukung kebutuhan edukasi serta penguatan ekonomi kreatif masyarakat di era digital.

“Program ini berjalan tanpa membebani APBD. Kami merangkul pihak swasta untuk memberikan fasilitas internet cuma-cuma bagi warga Pekanbaru,” jelas Agung usai penandatanganan dokumen kerja sama.

Dari total target 1.000 titik, sebanyak 200 titik jaringan internet akan dipasang secara bertahap oleh APJII Riau. Sementara untuk 800 titik sisanya, pemerintah kota bakal menggandeng sejumlah badan usaha dan mitra swasta lainnya.

Agung menambahkan, keunggulan dari fasilitas ini adalah kapasitas dayanya yang besar. “Sejak penandatanganan MoU ini, pengerjaan langsung berjalan. Untuk satu titik WiFi, kapasitasnya mampu diakses hingga 500 pengguna secara bersamaan tanpa kendala,” imbuhnya.

Respons Cepat Aspirasi ‘Pejuang Jalanan’

Menariknya, realisasi program ini juga menjadi jawaban langsung atas aspirasi para pengemudi ojek online (ojol). Masukan tersebut sebelumnya diterima langsung oleh Wako Agung saat menggelar dialog santai pada agenda akbar Sahur On The Road (SOTR) beberapa waktu lalu. Saat itu, para pelaku ojol berharap pemerintah menyediakan fasilitas internet gratis di lokasi-lokasi strategis yang kerap menjadi tempat berkumpul mereka saat menunggu pesanan.

“Fasilitas internet ini nantinya juga akan kami pasang di titik-titik pangkalan tempat berkumpulnya teman-teman driver ojol,” tegas Agung.

Ketua BPW APJII Riau, Trio Gunawan, menyatakan komitmen penuhnya untuk menyukseskan program ini. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi asosiasi untuk mendekatkan pelayanan digital yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

Konsisten Hadirkan Terobosan dan Efisiensi Anggaran

Inovasi penyediaan internet gratis tanpa APBD ini menjadi salah satu dari sekian banyak terobosan efisiensi yang berhasil diwujudkan pasca satu tahun kepemimpinan pasangan Wako H Agung Nugroho SE MM dan Wawako H Markarius Anwar ST MArch.

Hebatnya, deretan program publik tetap berjalan progresif di tengah situasi keuangan daerah yang berat. Di awal masa jabatannya, duet pemimpin ini harus menuntaskan beban utang tunda bayar warisan rezim sebelumnya senilai Rp470 miliar yang sukses dilunasi total dalam setahun. Selain itu, mereka juga harus menghadapi pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) hingga Rp433 miliar.

Meski diterpa keterbatasan anggaran, pembangunan infrastruktur justru melesat. Pemko Pekanbaru berhasil melakukan pengaspalan ulang (overlay) jalan sepanjang 42 kilometer, melampaui target awal yang hanya dicanangkan 20 kilometer.

Kemampuan kepemimpinan Agung dalam merangkul kemitraan swasta (public-private partnership) menjadi kunci utama pembangunan kota, di antaranya:

  • Efisiensi Rp17 Miliar: Penataan dan perbaikan seluruh halte Bus TMP berhasil menghemat kas daerah berkat kerja sama penuh dengan pihak swasta.

  • Pembangunan RTH Simpang Sebidang: Pembuatan taman kota di depan Purna MTQ senilai Rp4 miliar sukses direalisasikan lewat kolaborasi CSR dengan RS Awal Bros.

  • Pemugaran U-Turn Sudirman: Fasilitas putaran arah (u-turn) di depan Mal Pekanbaru senilai Rp3 miliar dalam waktu dekat segera dipugar melalui kemitraan dengan pengelola MP.

 

Penulis: YLW

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *