Hendry Munief Gandeng Kemenpar Gelar Bimtek di Rohil: Dorong Gen Z Jadi Ujung Tombak Wisata Digital

Rokan Hilir, Faktacepat.id – Upaya memperkuat promosi pariwisata berbasis digital di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus dipacu. Anggota DPR RI Komisi VII, Hendry Munief, MBA, menggandeng Kementerian Pariwisata menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Media Sosial” di Bagansiapiapi, Senin (5/5/2026).

​Kegiatan ini secara khusus menyasar generasi muda sebagai motor penggerak untuk memperkenalkan potensi wisata daerah melalui platform digital.

​Dalam sambutannya, Hendry Munief menegaskan bahwa sektor pariwisata saat ini tidak berdiri sendiri, melainkan terikat erat dengan ekosistem budaya, UMKM, hingga ekonomi kreatif. Menurutnya, perkembangan teknologi media sosial adalah kunci untuk mengoptimalkan promosi secara masif dan efisien.

​“Pemanfaatan media sosial adalah jawaban untuk mengoptimalkan promosi pariwisata beserta seluruh ekosistemnya. Ini harus dimaksimalkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Hendry Munief.

​Ia juga menyoroti peran strategis Milenial dan Gen Z bukan sekadar sebagai pengguna, melainkan sebagai content creator yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mempromosikan destinasi wisata lokal ke kancah nasional maupun internasional.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Rokan Hilir, Hari Dharma Putra, AP, menyambut baik kolaborasi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan Kemenpar ini. Ia menekankan pentingnya teknik storytelling digital dalam memasarkan daerah.

“Pariwisata Rokan Hilir sudah cukup baik, tapi tidak cukup hanya dinikmati. Harus diceritakan kepada dunia melalui media digital. Tidak cukup lagi hanya mengandalkan baliho,” tegas Hari Dharma Putra.

​Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat

​Hari menambahkan, jika potensi wisata Rohil dibranding dengan tepat melalui tangan kreatif anak muda, hal ini akan berdampak langsung pada:

​Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

​Pengurangan angka pengangguran melalui sektor kreatif.

​Melalui Bimtek ini, diharapkan para peserta dapat pulang dengan keahlian baru untuk memproduksi konten yang menarik, edukatif, dan mampu mengundang wisatawan untuk berkunjung ke Negeri Seribu Kubah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *