JAKARTA, Faktacepat.id – Peluang Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026 disebut masih terbuka. Skuad Garuda dikabarkan masuk dalam opsi FIFA yang tengah mengkaji skema additional playoff atau playoff tambahan untuk mengisi kemungkinan slot kosong di putaran final.
Wacana itu muncul sebagai langkah antisipasi menyusul situasi geopolitik yang dinilai dapat memengaruhi keikutsertaan Timnas Iran. Jika Iran nantinya tidak dapat tampil, FIFA disebut menyiapkan mekanisme khusus agar jumlah peserta tetap lengkap sebanyak 48 negara.
Kabar tersebut disampaikan jurnalis ESPN, Luis Carlos Largo. Ia menyebut pembahasan mengenai skenario darurat itu sudah mulai mengarah ke tahap serius.
Menurut laporan tersebut, FIFA mempertimbangkan menggelar playoff tambahan yang melibatkan dua tim dari Eropa dan dua tim dari Asia apabila Iran tidak ambil bagian dalam turnamen.
Dalam skema yang dibahas, empat tempat tambahan akan diperebutkan. Rinciannya, dua tiket dialokasikan untuk zona Eropa (UEFA) dan dua tiket lainnya bagi wakil Asia (AFC).
Rencana ini langsung menjadi perhatian karena perubahan format menjelang ajang sebesar Piala Dunia terbilang jarang terjadi. Kondisi Iran disebut menjadi alasan utama FIFA membuka opsi tersebut.
Dari kawasan Eropa, kandidat peserta playoff tambahan diperkirakan berasal dari tim-tim yang sebelumnya gagal lolos lewat jalur playoff reguler. Beberapa nama yang disebut antara lain Italia, Polandia, Kosovo, dan Denmark.
Negara-negara tersebut dinilai masih memiliki kapasitas bersaing memperebutkan tiket tambahan apabila skema resmi diberlakukan.
Sementara dari zona Asia, peluang disebut terbuka bagi tim yang terhenti di ronde keempat kualifikasi, termasuk Timnas Indonesia dan Oman. Selain itu, Uni Emirat Arab juga dikabarkan berpotensi masuk dalam jalur persaingan tersebut.
Apabila skema tersebut resmi diberlakukan, persaingan menuju Piala Dunia 2026 akan kembali terbuka. Tim-tim yang sebelumnya gagal lolos berpeluang mendapatkan kesempatan baru untuk memperebutkan tiket ke putaran final.
Pembahasan mengenai opsi playoff tambahan itu disebut memiliki batas waktu hingga 30 April 2026. Keputusan yang diambil FIFA nantinya diperkirakan akan memengaruhi peta persaingan di kawasan UEFA maupun AFC.
Di sisi lain, wacana tersebut menimbulkan pro dan kontra. Sebagian pihak menilai kebijakan itu berpotensi memberi keuntungan bagi tim tertentu, sedangkan pihak lain menganggapnya sebagai langkah realistis dalam menghadapi kondisi darurat.
Hingga saat ini FIFA belum mengeluarkan keputusan resmi. Organisasi sepak bola dunia itu masih menelaah berbagai pertimbangan, termasuk aspek regulasi serta kelancaran penyelenggaraan turnamen.
Bila akhirnya disetujui, playoff tambahan berpotensi menjadi salah satu keputusan paling penting dalam sejarah persiapan Piala Dunia era modern, sekaligus menghadirkan peluang baru bagi banyak negara, termasuk Indonesia.
Penulis : YMS
Editor : INR







