Tanah Datar (Faktacepat.id) – Sanggar seni tari di Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menghadirkan pertunjukan tari untuk menyambut kedatangan para perantau sekaligus menjadi sarana pemulihan psikologis bagi remaja pascabencana hidrometeorologi.
Penampilan tersebut dibawakan oleh para remaja dari Sanggar Seni Banda Sawah Pinang pada Minggu sore di kawasan Pasar Malalo, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan.
Pengurus sanggar, Wirda, mengungkapkan bahwa bencana banjir bandang dan longsor yang melanda daerah itu meninggalkan dampak emosional cukup besar, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Melalui kegiatan seni, mereka diharapkan dapat mengalihkan pikiran serta perlahan pulih dari trauma.
Menurutnya, latihan dan penampilan tari memberi ruang bagi para remaja untuk kembali aktif dan melupakan pengalaman buruk yang sempat mereka alami.
Wirda juga menjelaskan bahwa pertunjukan digelar selama dua hari berturut-turut, mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, di dua lokasi berbeda. Sanggar tersebut, lanjutnya, selalu siap tampil dalam berbagai kegiatan, termasuk agenda penyambutan perantau yang pulang kampung.
Pertunjukan dengan balutan busana adat khas Minangkabau itu turut memeriahkan kegiatan “pulang basamo” yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Malalo. Tradisi ini rutin digelar dan pada tahun ini bertepatan dengan momentum Lebaran.
Kecamatan Batipuah Selatan sendiri termasuk wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana di Sumatera Barat. Di Nagari Guguak Malalo, tercatat ratusan bangunan mengalami kerusakan dengan nilai kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. Sementara di Nagari Padang Laweh Malalo, puluhan bangunan juga terdampak dengan kerugian miliaran rupiah.
Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5489582/malalo-sumbar-sambut-perantau-dengan-tari-jadi-trauma-healing-remaja
Penulis : YZA
Editor : INR







