ASDP Catat Arus Pemudik dari Jawa ke Sumatera Mulai Ramai Sejak H-8 Lebaran

Faktacepat.id – Jakarta,

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan bahwa arus pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera melalui lintasan Merak–Bakauheni ferry route mulai terlihat sejak H-8 menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau pada Jumat (13/3/2026).

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat mulai tampak di sejumlah wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut turut memengaruhi pergerakan penumpang yang hendak menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui jalur penyeberangan utama tersebut.

Menurutnya, jalur Merak–Bakauheni memiliki peranan penting sebagai penghubung utama antar-pulau sehingga perusahaan memastikan seluruh layanan penyeberangan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para pemudik.

ASDP, kata Heru, telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi sejak awal untuk menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran.

Persiapan tersebut mencakup penguatan operasional serta peningkatan fasilitas di pelabuhan agar proses perjalanan penumpang maupun kendaraan dapat berlangsung tertib dan efisien.

Dalam mendukung kelancaran layanan selama masa mudik, jumlah kapal yang beroperasi disesuaikan dengan tingkat kepadatan arus penyeberangan. Setiap harinya, sekitar 28 hingga 33 kapal disiapkan untuk melayani pengguna jasa dalam periode 24 jam.

Selain itu, ASDP juga menerapkan pola operasional tiba, bongkar, dan berangkat (TBB) untuk mempercepat proses pelayanan di pelabuhan sehingga waktu sandar kapal dapat lebih efisien dan mampu menampung tingginya pergerakan penumpang maupun kendaraan.

Kesiapan layanan juga didukung dengan peningkatan sejumlah fasilitas di pelabuhan, seperti penyediaan layanan pelanggan selama 24 jam, penambahan garbarata Express II di lintasan Merak–Bakauheni, penyediaan toilet portabel, serta penguatan sistem penerangan dan kelistrikan di area pelabuhan.

Perusahaan juga menyediakan shuttle bus listrik di kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni untuk membantu mobilitas pengguna jasa, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa pihaknya turut berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat konektivitas transportasi menuju pelabuhan.

Selama periode 13 hingga 16 Maret, disiapkan sebanyak 20 unit angkutan umum gratis yang melayani sejumlah rute penghubung antara stasiun dan pelabuhan. Rute tersebut meliputi Stasiun Cilegon menuju Stasiun Kerenceng, Stasiun Kerenceng ke Stasiun Merak, hingga rute Stasiun Cilegon langsung ke Stasiun Merak.

Distribusi armada tersebut disesuaikan dengan kedatangan penumpang dari perjalanan kereta api yang datang secara bertahap.

Menurut Windy, ASDP bersama mitra transportasi terus melakukan koordinasi agar ketersediaan kendaraan penghubung dapat dioptimalkan, terutama pada waktu kedatangan kereta dengan jumlah penumpang yang relatif tinggi.

Ke depan, pengawasan operasional juga akan terus diperkuat agar mobilitas penumpang dari Stasiun Cilegon menuju Pelabuhan Merak dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman selama masa angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data Posko Merak, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada periode H-10 hingga H-8 tercatat mencapai 126.276 orang. Angka ini mengalami penurunan sekitar 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 155.161 penumpang.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang tercatat sebanyak 31.390 unit atau turun sekitar 13 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 36.091 unit.

Adapun pergerakan dari arah Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu tercatat sebanyak 97.385 penumpang pada periode yang sama. Jumlah tersebut turun sekitar 9,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 107.541 penumpang.

Untuk kendaraan, total tercatat 23.018 unit atau menurun sekitar 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 23.766 unit.

Melalui berbagai persiapan operasional serta peningkatan fasilitas pelayanan, ASDP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang andal sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih lancar, tertib, dan nyaman.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *