PEKANBARU, FAKTACEPAT.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Kepolisian Daerah (Polda) Riau menegaskan komitmen bersama untuk memperketat keamanan serta memicu perang total terhadap peredaran gelap narkoba.


Sinergi strategis ini mengemuka dalam pertemuan silaturahmi antara Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto dan Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat di Balai Serindit, Kompleks Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru, Jumat (6/11/2026).

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian. Menurutnya, kompleksitas tantangan daerah—khususnya ancaman narkotika—tidak akan bisa dituntaskan tanpa langkah dan persepsi yang sama.

”Hari ini kita bersilaturahmi dengan Bapak Kapolda Riau. Saya bersama Pak Sekda dan jajaran ingin menguatkan silaturahmi sekaligus menyelaraskan apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab bersama ke depan,” ujar SF Hariyanto.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi momen perkenalan dirinya sebagai pejabat baru di jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang intensif agar pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berjalan optimal.

”Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah daerah dan kepolisian harus bergandengan tangan. Ketika melakukan mitigasi untuk mengubah aktivitas masyarakat, kita juga harus hadir memberikan solusi konkret,” tegas Irjen Pol Arman.

Jenderal bintang dua tersebut menyoroti letak geografis Riau yang terbilang rawan karena menjadi salah satu perlintasan utama dan pintu gerbang peredaran narkoba di Pulau Sumatera. Oleh karena itu, penanganan terpadu menjadi harga mati.

”Ke depan, kita akan gelar aksi dan kegiatan terintegrasi untuk memutus mata rantai dan memusnahkan peredaran narkoba di wilayah Riau.Sebab, Riau ini adalah pintu gerbang Sumatera yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Penulis : YLW
Editor : INR




















