JAKARTA, Faktacepat.id — Percepatan transformasi digital mendorong kebutuhan akan sistem kelistrikan yang semakin andal dan aman, terutama untuk menunjang operasional sektor penting seperti pusat data, industri, dan layanan publik. Lonjakan investasi di bidang data center serta meningkatnya penggunaan layanan digital turut memperbesar permintaan terhadap pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan.
Indonesia dinilai memiliki peluang besar di kawasan ini. Nilai pasar data center nasional diperkirakan mencapai sekitar US$3,1 miliar pada 2025 dan diproyeksikan terus tumbuh dalam beberapa tahun mendatang.
President Director Legrand Indonesia, Kovi Valoo, menyatakan bahwa keandalan pasokan listrik kini menjadi kebutuhan krusial di berbagai sektor, seiring meningkatnya tuntutan operasional yang tidak boleh terganggu.
“Di berbagai industri saat ini, keandalan sistem kelistrikan serta transisi energi menjadi faktor utama untuk memastikan operasional tetap berjalan efisien dan tanpa hambatan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).
Sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, Legrand memperkenalkan sejumlah solusi dalam ajang Legrand Technology Summit 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (22/4/2026). Solusi yang ditawarkan meliputi uninterruptible power supply (UPS), sistem distribusi listrik, hingga busduct yang dirancang untuk menjaga kontinuitas operasional sekaligus meningkatkan efisiensi energi.
Di sisi lain, Ketua Umum Himpunan Ahli Elektro Indonesia, Achmad Sutowo Sutopo, menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan.
Menurutnya, percepatan digitalisasi harus diimbangi dengan sistem kelistrikan yang aman dan andal. “Kolaborasi antara industri, asosiasi, dan pelaku teknologi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini,” ujarnya.
Sementara itu, CEO BDX Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menilai tantangan utama dalam pengembangan infrastruktur digital terletak pada perancangan sistem yang fleksibel tanpa mengurangi tingkat keandalannya. Ia menambahkan bahwa perencanaan sistem kelistrikan sebaiknya dilakukan sejak tahap awal agar mampu mengakomodasi kebutuhan jangka panjang yang terus berkembang.
Seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, infrastruktur kelistrikan diperkirakan akan menjadi salah satu fokus utama investasi teknologi di Indonesia, sekaligus menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan ekosistem digital nasional.
Penulis : SKJ
Editor : INR







