Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Antisipasi Konflik Iran–AS, Pertamina Lakukan Pengadaan Energi Lebih Awal

badge-check

Antisipasi Konflik Iran–AS, Pertamina Lakukan Pengadaan Energi Lebih Awal Perbesar

Faktacepat.id – Jakarta, PT Pertamina Patra Niaga telah mengamankan pengadaan energi jauh sebelum munculnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki dua skema dalam pengadaan energi, yakni kontrak jangka panjang (long term) dan pembelian melalui pasar spot.

Ia mengatakan sebagian besar pengadaan dilakukan melalui kontrak jangka panjang. Sekitar 90 hingga 95 persen pasokan energi sudah diamankan melalui skema tersebut, sehingga tidak terlalu terpengaruh oleh dinamika geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

“Sebagian besar pengadaan sudah dalam kontrak jangka panjang. Bahkan sebelum situasi geopolitik di Timur Tengah terjadi, pengadaan tersebut sudah kami kunci,” ujar Mars Ega saat ditemui di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Jawa Barat, Senin.

Saat ini Pertamina Patra Niaga terus memantau proses pengiriman (delivery) dari pengadaan tersebut. Pemantauan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko yang telah dipersiapkan perusahaan untuk memastikan pasokan tetap aman.

Mars Ega menjelaskan, perencanaan pengadaan energi untuk bulan Maret sebenarnya telah disusun sejak Januari. Pada periode tersebut, perusahaan sudah menentukan kebutuhan produk, baik yang berasal dari produksi kilang dalam negeri maupun yang harus dipenuhi melalui impor.

Dengan perencanaan tersebut, Pertamina Patra Niaga tidak perlu melakukan pengadaan secara mendadak pada bulan berjalan. Rencana yang dibuat sejak Januari juga telah dievaluasi kembali pada Februari untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan.

Ia menambahkan, stok energi yang saat ini berada di atas 21 hari akan terus diperbarui melalui sistem pengisian ulang secara berkala sehingga ketersediaan tetap terjaga.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa Indonesia tidak mengimpor bahan bakar minyak (BBM) dari kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, impor dari kawasan tersebut hanya berupa minyak mentah (crude oil) yang porsinya sekitar 20 persen dari total impor. Adapun produk BBM jadi lebih banyak didatangkan dari Afrika, Amerika Selatan, serta Asia Tenggara.

Bahlil juga menyebut kebutuhan BBM jenis solar saat ini sebagian besar sudah dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri. Hal itu didukung oleh program pencampuran biodiesel serta beroperasinya proyek pengembangan kilang melalui Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

Ia menambahkan bahwa produk BBM yang masih diimpor Indonesia saat ini hanya bensin, dengan sumber pasokan utama berasal dari Malaysia dan Singapura.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

28 Okt 2026 - 17:55 WIB

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

28 Okt 2026 - 17:49 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik

28 Okt 2026 - 17:44 WIB

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik

PDC Raih 48,2 Juta Jam Kerja Aman, Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Program ‘Salam Lima Jari’

28 Okt 2026 - 17:39 WIB

PDC Raih 48,2 Juta Jam Kerja Aman, Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Program ‘Salam Lima Jari’

Perkuat Sinergi di Momentum HLN ke-81, PLN UID Riau dan Kepri Silaturahmi ke Pemprov Riau

28 Okt 2026 - 17:34 WIB

Perkuat Sinergi di Momentum HLN ke-81, PLN UID Riau dan Kepri Silaturahmi ke Pemprov Riau
Trending di News